Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Burnout Pada Perawat Ruang Isolasi Covid-19 Di Rs Santa Maria Pekanbaru
Quick Access
Institutional Metadata
Abstract
Burnout merupakan keadaan gelisah, takut, khawatir akibat ancaman nyata yang dirasakan oleh petugas kesehatan dalam perawatanpasien Covid-19. Bentuk burnout perawat berupa kelelahan fisik dan emosional, pulang kerja lebih lama, datang terlambat saat berdinas, keinginan pindah, merasa bosan dan mengabaikan kebutuhan pasien. Kesusahan, kekhawatiran dan cemas tidak hanya dirasakan oleh perawat, namun juga oleh keluarga perawat tersebut. Masih banyak keluarga yang tidak menyetujui anggota keluarganya ikut serta dalam aksi tanggap Covid-19. Keluarga mengatakan khawatir akan kesehatan dan keselamatan perawat. Reaksi stress keluarga terhadap Covid-19 meliputi perubahan konsentrasi, iritabilitas, rasa cemas, insomnia, berkurangnya produktivitas dan konflik antarpribadi. Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan burnout pada perawat ruang isolasi Covid-19 di RS Santa Maria Pekanbaru. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Sampel penelitianadalah seluruh perawat yang bertugas di ruang isolasi Covid-19 RS Santa Maria Pekanbaru sebanyak 30 orang. Teknik pengambilan sampel penelitian ini adalah total sampling. Instrumen penelitian adalah kuesioner dukungan keluarga dan burnout yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Analisis penelitian adalah analisis univariat dan bivariate (chisquare). Hasil penelitian menunjukkan dukungan keluarga terhadap perawat isolasi Covid-19 adalah tinggi sebanyak 24 orang (57.6%), burnout perawat isolasi Covid-19 adalah sedang sebanyak 25 orang (83,3%). Melalui uji statistic Chi Square didapatkan nilai p value = 1,000 (?>0,05), artinya tidak ada hubungan dukungan keluarga dengan burnout pada perawat ruang isolasi Covid-19 di RS Santa Maria Pekanbaru. Penelitian ini mengharapkan RS mampu membuat dasar kebijakan yang tepat dalam upaya mengatasi burnout pada perawat ruang isolasi Covid-19.