Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kualitas Hidup Lansia di Puskesmas Simpang Tiga.
Quick Access
Institutional Metadata
Abstract
Selama proses penuaan, banyak perubahan dan masalah yang terjadi pada lansia, termasuk penurunan fungsi biologis, psikologis, sosial, dan ekonomi. Semua perubahan yang terjadi pada lansia menimbulkan stres bagi mereka dan mempengaruhi kesejahteraan mereka. Keluarga dapat mempengaruhi gaya hidup seseorang dan mempengaruhi status kesehatan dan kualitas hidup lansia. Tujuan : Untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan kualitas hidup lansia di Puskesmas Simpang Tiga. Metode : Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian observasional analitik. Pendekatan waktu yang digunakan adalah cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh lansia yang berada di Puskesmas Simpang Tiga dengan jumlah sampel 97 responden, dengan metode purposive sampling. Hasil : Didapatkan nilai signifikan 0.001 < α = 0.05 yang artinya ada hubungan anatara dukungan keluarga dengan kualitas hidup lansia di Puskesmas Simpang Tiga. Kesimpulan : Dalam penelitian ini sebagian besar lansia memiliki dukungan keluarga yang baik dan kualitas hidup yang baik. Dengan demikian, penelitian ini dapat dijadikan sebagai informasi bagi pihak puskesmas dalam kualitas dukungan keluarga yang melibatkan kader lansia untuk mengurangi penurunan kualitas hidup lansia.
During the aging process, many changes and problems occur in the elderly, including a decline in biological, psychological, social, and economic functioning. All the changes that occur in the elderly cause stress for them and affect their well-being. Family can affect a person's lifestyle and affect the health status and quality of life of the elderly. Purpose: To find out the relationship between family support and the quality of life of the elderly at the Simpang Tiga Health Center. Method: This study is a quantitative research with an analytical observational research design.The time approach used is cross sectional. The population of this study is all elderly people in the Simpang Tiga Health Center with a sample of 97 respondents, using the purposive sampling method. Result: A significant value of 0.001 < α = 0.05 was obtained, which means that there is a relationship between family support and the quality of life of the elderly at the Simpang Tiga Health Center. Conclusion: In this study, most of the elderly have good family support and a good quality of life. Thus, this research can be used as information for the health center in the quality of family support involving elderly cadres to reduce the decline in the quality of life of the elderly.