Hubungan Faktor Ekonomi Dengan Penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang Pada Akseptor KB Di Kecamatan Payung Sekaki Tahun 2025
Quick Access
Institutional Metadata
Abstract
Pertumbuhan ekonomi mempengaruhi pembangunan di sektor Kesehatan. Pemerintah fokus dalam permasalahan kesehatan karena rendahnya permasalahan Kesehatan mendorong terciptanya manusia produktif sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Status ekonomi mempengaruhi pemilihan metode kontrasepsi jangka panjang. Penggunaan metode kontrasepsi jangka Panjang (MKJP) merupakan salah satu strategi efektif dalam perencaan keluarga dan kesehatan reproduksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi Hubungan faktor ekonomi (pekerjaan, pendapatan, pengeluran total keluarga, persepsi harga kontrasepsi) dengan penggunaan metode kontrasepsi jangka Panjang di Kecamatan Payung Sekaki. Jenis penelitian ini adalah Kuantitatif dengan pendekatan Cros Sectional. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik total sampling yaitu seluruh populasi responden yang akan dijadikan sampel. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa Sebagian besar responden menggunakan MKJP (76,0%). Analisis bivariat dengan uji Chi-Square menunjukkan bahwa ada hubungan antara pekerjaan (p value = 0,001), pendapatan keluarga (p value = 0,002), pengeluaran total keluarga (p value = 0,001), persepsi harga kontrasepsi (p value = 0,001) dengan penggunaan MKJP. kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan faktor ekonomi signifikan dengan penggunaan MKJP pada akseptor kb di kecamatan Payung Sekaki. Disarankan agar penelitian ini dapat dijadikan bahan perbandingan untuk penelitian selanjutnya dan sebagai acuan evaluasi pekerja. Peneliti selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan dan melanjutkan penelitian ini dengan metode kualitatif untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam. Kata kunci: MKJP, Pekerjaan, Pendapatan, Pengeluaran Total Keluarga Persepsi Harga Kontrasepsi Daftar Pustaka: 50
Economic growth affects development in the Health sector. The government focuses on health issues because low health problems encourage the creation of productive people so that they can increase economic growth. Economic status affects the choice of long-term contraceptive methods. The use of long-term contraceptive methods (MKJP) is one of the effective strategies in family planning and reproductive health. This study aims to identify the relationship between economic (occupation, income, total family expenditure, perception of contraceptive prices) factors and the use of long- term contraceptive methods in Payung Sekaki District. This type of research is Quantitative with a Cross Sectional approach. This study was conducted using a total sampling technique, namely the entire population of respondents who would be sampled. The results of the univariate analysis showed that most respondents used MKJP (76.0%). Bivariate analysis with the Chi-Square test showed that there was a relationship between work (p value = 0.001), family income (p value = 0.002), total family expenditure (p value = 0.001), perception of contraceptive prices (p value = 0.001) with the use of MKJP. The conclusion of this study is that there is a significant relationship between economic factors and the use of MKJP in family planning acceptors in Payung Sekaki District. It is suggested that this study can be used as a comparative material for further research and as a reference for worker evaluation. Further researchers are expected to develop and continue this study with qualitative methods to gain a deeper understanding. Keyword: MKJP, Employment, Income, Total Family Expenditure Perception of Contraceptive Prices References