Hubungan Foot Care Self Efficacy Pada Lansia Dengan Perilaku Pemeriksaan Kontrol Gula Darah Di Puskesmas Payung Sekaki Kota Pekanbaru
Quick Access
Institutional Metadata
Abstract
Pengetahuan tentang diabetes, dukungan sosial, efikasi diri, pencapaian pendidikan, dan durasi diabetes yang lebih lama merupakan prediktor penting dari praktik perawatan diri diabetes yang baik. Foot care self-efficacy pada lansia penderita diabetes mellitus (DM) sangat penting karena berkaitan dengan kemampuan individu untuk merawat kaki dan mencegah komplikasi serius, seperti ulkus kaki diabetik, infeksi, dan amputasi maka dari itu penelitian tentang Hubungan Foot Care Self-Efficacy pada Lansia dengan Perilaku Pemeriksaan Kontrol Gula Darah di Puskesmas Payung Sekaki Kota Pekanbaru ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara self-efficacy dalam perawatan kaki (Foot Care Self-Efficacy) pada lansia penderita diabetes mellitus dengan perilaku mereka dalam melakukan pemeriksaan kontrol kadar gula darah. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain cross- sectional, melibatkan 59 responden yang dipilih secara purposif. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Foot Care Confidence Scale dan dianalisis dengan Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 74,6% responden memiliki tingkat self-efficacy yang tinggi, dan 62,7% responden memiliki kadar gula darah yang terkontrol. Analisis bivariat menunjukkan p-value 0,038, yang menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara foot care self-efficacy dengan perilaku pemeriksaan kontrol gula darah.
Knowledge about diabetes, social support, self-efficacy, educational attainment, and longer duration of diabetes are important predictors of good diabetes self- care practices. Foot care self-efficacy in the elderly with diabetes mellitus (DM) is very important because it is related to the individual's ability to care for the feet and prevent serious complications, such as diabetic foot ulcers, infections, and amputations, therefore this study on the Relationship between Foot Care Self- Efficacy in the Elderly with Blood Sugar Control Checking Behavior at Payung Sekaki Health Center, Pekanbaru City aims to identify the relationship between self-efficacy in foot care (Foot Care Self-Efficacy) in the elderly with diabetes mellitus with their behavior in checking blood sugar control levels. The research method used was a quantitative approach with a cross-sectional design, involving 59 purposively selected respondents. Data were collected using the Foot Care Confidence Scale questionnaire and analyzed by Chi Square. The results showed that 74.6% of respondents had a high level of self-efficacy, and 62.7% of respondents had controlled blood sugar levels. Bivariate analysis showed a p- value of 0.038, indicating a significant relationship between foot care self-efficacy and blood sugar control check behavior.