Hubungan Indeks Massa Tubuh (imt) Dengan Kejadian Reumatoid Atritis Di Wilayah Kerja Puskesmas Harapan Raya Pekanbaru
Quick Access
Institutional Metadata
Abstract
Hubungan Indeks Massa Tubuh (IMT) Dengan Kejadian Reumatoid Atritis di Wilayah Kerja Puskesmas Harapan Raya Pekanbaru Xii+ 70 Halaman + 8 Tabel + 1 Skema + 9 Lampiran Rheumatoid Arthritis (RA) adalah suatu penyakit inflamasi kronis yang menyebabkan degenerasi jaringan penyambung, jaringan penyambung yang biasanya mengalami kerusakan pertama kali adalah membran synovial yang melapisi sendi. Penyakit ini terutama mengenai otot-otot skelet, tulang, ligamentum, tendon dan persendian pada laki-laki maupun wanita dengan segala usia. Obesitas merupakan faktor resiko yang kontroversial untuk rheumatoid artritis. Indeks masa tubuh merupakan metode sederhana untuk memantau status gizi orang dewasa khususnya yang berkaitan dengan kekurangan dan kelebihan berat badan maka mempertahankan berat badan normal dengan indeks massa tubuh 18,5-25,0. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan Indeks Masa Tubuh (IMT) dengan kejadian Rheumatoid Artritis di wilayah kerja Puskesmas Harapan Raya Pekanbaru. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian Korelasi. Sampel penelitian ini sebanyak 129 responden dengan teknik simple random sampling atau Probability sample. Alat ukur yang digunakan adalah lembar observasi, Indeks Masa Tubuh (IMT) dan Klasifikasi Rematoid Atritis . Berdasarkan uji chi square didapatkan hail P value = 0,000 atau P Tubuh (IMT) dengan kejadian Rheumatoid Artritis di wilayah kerja Puskesmas Harapan Raya Pekanbaru. Penelitian ini merekomendasikan agar institusi kesehatan dapat memberikan sosialisasi yang intensif tentang Rematoid Atritis Kata kunci : Indeks Masa Tubuh (IMT), Rheumatoid artritis Daftar pustaka : 20 ( 2009-2018)