Hubungan Informasi Kesehatan Dengan Kemampuan Mengenal Masalah Kesehatan Pada Keluarga Di RW 4 RT 1, 2, 3 Kelurahan Kedungsari.
Quick Access
Institutional Metadata
Abstract
Sehat merupakan hak asasi dan kebutuhan dasar yang dimiliki oleh setiap manusia. Berbagai masalah kesehatan dalam masyarakat seringkali disebabkan oleh rendahnya pengetahuan dan kesadaran, ketidakmampuan, serta rendahnya motivasi masyarakat mengenai pentingnya tindakan pencegahan penyakit. Upaya meningkatkan kesadaran kesehatan, menyediakan informasi yang jelas, dan menciptakan lingkungan yang mendukung kesehatan dapat membantu keluarga menjadi lebih peduli terhadap masalah kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara informasi kesehatan dengan kemampuan mengenali masalah kesehatan pada keluarga. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasional dengan pendekatan Cross Sectional. Pengumpulan data primer dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan kuesioner informasi kesehatan dan pengenalan masalah keluarga dengan nilai uji validitas R tabel 0,4438, agar dapat melihat hubungan antara informasi kesehatan dengan pengenalan masalah pada keluarga. Penelitian ini dilakukan di RW 4 RT 1, 2, 3 Kelurahan Kedungsari pada 5-9 Februari 2024 dengan responden sebanyak 52 orang. Analisa digunakan adalah distribusi frekuensi dan uji statistic chi-square untuk menganalisa hubungan variabel. Dari hasil observasi pada kuesioner dapat disimpulkan ada hubungan informasi kesehatan dengan kemampuan mengenal masalah kesehatan pada keluarga di RW 4 RT 1, 2, 3 Kelurahan Kedungsari dimana p <0,05 (p=0,000) dan diperoleh nilai OR 11,08 artinya keluarga dengan informasi kesehatan yang baik memiliki peluang 11,08 kali kemampuan untuk mengenal masalah kesehatan dengan baik dibandingkan keluarga dengan informasi kesehatan kurang baik.
Healthy is a human right and basic need that every human being has. Various health problems in the community are often caused by low knowledge and awareness, incompetence, and low public motivation regarding the importance of disease prevention measures. Raising health awareness, providing clear information, and creating a supportive environment can help families become more concerned about health issues. The purpose of this study was to determine the relationship between health information and the ability to recognize health problems in families. This study used quantitative methods. The research design used was descriptive correlational with a Cross Sectional approach. Primary data collection in this study was carried out using health information questionnaires and family problem recognition with a table R validity test value of 0.4438, in order to see the relationship between health information and problem recognition in families. This research was conducted in RW 4 RT 1, 2, 3 Kedungsari Village on February 5-9, 2024 with 52 respondents. The analysis used is frequency distribution and chi-square statistical test to analyze variable relationships. From the observations on the questionnaire, it can be concluded that there is a relationship between health information and the ability to recognize health problems in families in RW 4 RT 1, 2, 3 Kedungsari Village where p <0.05 (p = 0.000) and obtained an OR value of 11.08 means that families with good health information have an 11.08 times chance of being able to recognize health problems well than families with poor health information.