KTI

Hubungan Kesehatan Jiwa Remaja Dengan Dukungan Sosial SMAN 9 Pekanbaru

person Shella Mheliyanti
calendar_today 2025
school D3 Keperawatan

Institutional Metadata

Student ID 22101039
Study Program D3 Keperawatan
Faculty Fakultas Keperawatan
Thesis Type KTI
Supervisor Ns.Fitry Erlin,M.Kep
Upload Date 11 August 2026
Keywords
kesehatan jiwa dukungan sosial SMAN 9 Pekanbaru

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia yang rawan mengalami gangguan kesehatan jiwa akibat berbagai tekanan dari keluarga, sekolah, maupun lingkungan sosial. Dukungan sosial telah lama dianggap sebagai faktor pelindung yang berpengaruh terhadap stabilitas mental dan emosional remaja. Namun, tidak semua bentuk dukungan sosial berdampak langsung terhadap kondisi kesehatan jiwa mereka.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kesehatan jiwa dengan dukungan sosial pada remaja di SMAN 9 Pekanbaru.Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 240 responden dipilih secara proporsional. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur tingkat kesehatan jiwa dan dukungan sosial, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square.Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas remaja memiliki tingkat kesehatan jiwa sedang dan menerima dukungan sosial yang tinggi. Namun, hasil analisis bivariat menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan sosial dan kesehatan jiwa remaja (p > 0,05).Berdasarkan hasil tersebut, disimpulkan bahwa tingkat dukungan sosial yang diterima remaja tidak berhubungan langsung dengan kondisi kesehatan jiwa mereka

Adolescents are a vulnerable age group prone to mental health problems due to various stressors from family, school, and social environments. Social support has long been considered a protective factor influencing mental and emotional stability in adolescents. However, not all social support has a direct impact on their mental health condition.This study aimed to determine the relationship between mental health and social support among adolescents at SMAN 9 Pekanbaru.This research employed a quantitative design with a cross-sectional approach. A total of 240 respondents were selected proportionally. Data were collected using questionnaires measuring mental health and social support, and analyzed using univariate and bivariate methods with the chi-square test.The findings showed that most adolescents had a moderate level of mental health and received high social support. However, bivariate analysis revealed no significant relationship between social support and adolescent mental health (p > 0.05).In this study, the level of social support received by adolescents was not directly associated with their mental health condition.

Available Document Assets

article
Abstract Ready for download
lock

Restricted Access

folder_zip
Chapter 1 Restricted to Registered Scholars
login Login to download

Research Snapshot

2025 • Fakultas Keperawatan

Hubungan Kesehatan Jiwa Remaja Dengan Dukungan Sosial SMAN 9 Pekanbaru

Shella Mheliyanti
contact_support