Hubungan komunikasi perawat dengan kepuasan pasien yang dirawat di Ruang Inap Edelwies RSUD Arifin Achmad Pekanbaru.
Quick Access
Institutional Metadata
Abstract
Komunikasi terapeutik menjadi sangat penting karena dapat mempengaruhi tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kesehatan yang diberikan. Komunikasi professional bagi perawat yang direncakan dan dilakukan untuk membantu penyembuhan dan pemulihan pasien. Pasien akan merasa puas apabila mendapat perlakuan yang ramah dan cepat tanggap dari perawat. Namun, karena kurangnya komunikasi efektif yang dilakukan perawat terhadap pasien menjadi salah satu keluhan bagi beberapa pasien yang di raway di ruang inap. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara komunikasi perawat dengan kepuasan pasien yang dirawat di Ruang Edelweis RSUD Arifin Achmad Pekanbaru dengan jumlah responden 77 orang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel dalam penelitian ini adalah pasien yang dirawat di Ruang Inap Edelwies RSUD Arifin Achmad Pekanbaru. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode Non- probability. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara komunikasi perawat dan kepuasan pasien,diperoleh nilai p-value yang diperoleh adalah 0,001, yang berada di bawah ambang batas signifikansi 0,05, sehingga hubungan antara kedua variabel ini signifikan secara statistik. Hal ini dapat disimpulkan bahwa semakin baik komunikasi yang dilakukan oleh perawat, semakin tinggi tingkat kepuasan yang dirasakan oleh pasien. Komunikasi yang baik membantu pasien memahami kondisi kesehatannya, meningkatkan kepercayaan terhadap tenaga medis, serta menciptakan pengalaman perawatan yang lebih positif. Diharapkan pihak rumah sakit dapat meningkatkan program pelatihan komunikasi bagi perawat guna meningkatkan interaksi yang lebih efektif dengan pasien. Selain itu, evaluasi berkala terhadap komunikasi perawat dapat dilakukan untuk memastikan bahwa layanan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan dan harapan pasien.
Therapeutic communication is very important because it can influence the level of patient satisfaction with the health services provided. Professional communication for nurses that is planned and carried out to help patients heal and recover. Patients will feel satisfied if they receive friendly and responsive treatment from nurses. However, the lack of effective communication between nurses and patients is one of the complaints for several patients who are hospitalized in the inpatient room. This study aims to determine the relationship between nurse communication and patient satisfaction treated in the Edelweis Room at Arifin Achmad Hospital Pekanbaru with a total of 77 respondents. The method used in this research is quantitative with a correlational design. The samples in this study were patients treated in the Edelwies Inpatient Room at Arifin Achmad Hospital Pekanbaru. In this research, researchers used non-probability methods. The results of this study show that there is a significant relationship between nurse communication and patient satisfaction. The p-value obtained is 0.001, which is below the significance threshold of 0.05, so the relationship between these two variables is statistically significant. It can be concluded that the better the communication carried out by the nurse, the higher the level of satisfaction felt by the patient. Good communication helps patients understand their health condition, increases trust in medical personnel, and creates a more positive care experience. It is hoped that the hospital can improve its communication training program for nurses to increase more effective interactions with patients. In addition, regular evaluations of nurse communication can be carried out to ensure that the services provided are in line with patient needs and expectations.