Skripsi (S1)

Hubungan Literasi Digital Dengan Efikasi Diri Mahasiswa Ners Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru

person Winda Nurlita
calendar_today 2025
school S1 Keperawatan

Institutional Metadata

Student ID 21301223
Study Program
S1 Keperawatan
Faculty Fakultas Keperawatan
Thesis Type Skripsi (S1)
Supervisor Ns. Wardah, M. Kep
Upload Date 16 September 2026
Keywords
Efikasi Diri Literasi Digital Mahasiswa Ners

Abstract

Dalam konteks pendidikan keperawatan, tingkat kematangan yang baik dapat meningkatkan efikasi diri untuk menghadapi tantangan di dunia kerja. Literasi digital dipahami sebagai kemampuan untuk menggunakan teknologi informasi dan komunikasi secara efektif, sementara itu efikasi diri mengacu pada keyakinan individu terhadap kemampuan mereka dalam mencapai tujuan. Metode yang digunakan menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasi dan pendekatan Cross Sectional, dengan melibatkan populasi mahasiswa Ners di institut kesehatan payung negeri pekanbaru dengan menggunakan teknik sampling Non-Probability. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 108 responden, sebagian besar memiliki efikasi diri yang tinggi 55 responden (50,93%). Selain itu hasil menunjukkan bahwa 77 responden (77,30%) mahasiswa ners yang memiliki literasi digital yang tinggi. Uji statistik dengan menggunakan uji Chi-Square didapatkan nilai P-Value 0,01 dimana lebih kecil dari 0,05 yang artinya adanya hunungan yang signifikan antara literasi digital dengan efikasi diri pada mahasiswa Ners. Diharapkan Hasil dari penelitian ini dapat memberikan saran untuk pengembangan kebijakan yang mendukung peningkatatan literasi digital di kalangan mahasiswa, serta menyediakan data yang berguna untuk perbaikan kurikulum dan program pembelajaaran yang lebih efektif. Temuan ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman tentang pentingnya literasi

In the context of nursing education, a good level of maturity can increase self-efficacy to face challenges in the world of work. Digital literacy is understood as the ability to use information and communication technology effectively, while self-efficacy refers to an individual's belief in their ability to achieve goals. The method used uses a quantitative method with a correlation design and a Cross Sectional approach, involving a population of nursing students at the Umbrella State Health Institute of Pekanbaru using a Non-Probability sampling technique. The results of the study showed that out of 108 respondents, most of them had high self-efficacy, 55 respondents (50.93%). In addition, the results showed that 77 respondents (77.30%) of nursing students had high digital literacy. Statistical tests using the Chi-Square test obtained a P-Value of 0.01 which is less than 0.05, which means that there is a significant relationship between digital literacy and self-efficacy in nursing students. It is hoped that the results of this study can provide suggestions for the development of policies that support increasing digital literacy among students, as well as provide useful data for improving more effective curricula and learning programs. These findings are expected to strengthen understanding of the importance of digital literacy and self-efficacy in preparing students to enter the world of work.

Available Document Assets

article
Abstract Ready for download

Research Snapshot

2025 • Fakultas Keperawatan

Hubungan Literasi Digital Dengan Efikasi Diri Mahasiswa Ners Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru

Winda Nurlita
contact_support