Skripsi (S1)

Hubungan Pemberian Aromaterapi Lemon Terhadap Emesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Trimester 1 Di Wilayah Kerja Puskesmas Pangkalan Lesung Tahun 2024

person Dwi Riska Maisaroh
calendar_today 2024
school S1 Kebidanan

Institutional Metadata

Student ID 23611009
Study Program
S1 Kebidanan
Faculty Fakultas Kebidanan
Thesis Type Skripsi (S1)
Supervisor Susani Hayati, SSiT, M.Kes
Upload Date 22 September 2026
Keywords
Aroma terapi lemon Emesis gravidarum Ibu hamil

Abstract

Emesis gravidarum adalah mual muntah yang dialami oleh ibu hamil.Emesis gravidarum yang tidak ditangani akan menimbulkan dehidrasi pada ibu hamil dan yang paling parah bisa menyebabkan mal nutrisi bagi ibu dan janin hingga kematian janin. Salah satu tindakan non farmakologi yang bisa dilakukan yaitu menggunakan terapi aroma lemon yang memiliki efek untuk menetralisir bau yang tidak menyenangkan, serta mengurangi mual muntah pada ibu hamil. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis Hubungan aromaterapi lemon dalam mengurangi emesis gravidarum ibu hamil trimester 1 di wilayah kerja Puskesmas Pangkalan Lesung Metode penelitian yang digunakan kuantitatif dengan desain penelitian menggunakan rancangan quasi eksperiment dengan metode one group pretest-postest. Responden berjumlah 24 ibu hamil TM 1 di Puskesmas Pangkalan Lesung periode April-Mei 2024, teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian rata-rata emesis gravidarum pada responden sebelum di berikan aromaterapi lemon yaitu 9,38 dengan standar deviasi 1,76 dan setelah diberikan aromaterapi lemon rata-rata emesis gravidarum pada ibu hamil trimester 1 turun menjadi 6,00 dengan standar deviasi 1,61Terdapat hubungan antara aromaterapi lemon dalam mengurangi emesis gravidarum ibu hamil trimester 1 di wilayah kerja Puskesmas Pangkalan Lesung dengan (p-value 0,000)

Emesis gravidarum is nausea and vomiting experienced by pregnant women. Untreated emesis gravidarum will cause dehydration in pregnant women and the worst can cause malnutrition for the mother and fetus to fetal death. One of the non- pharmacological actions that can be done is to use lemon aroma therapy which has the effect of neutralizing unpleasant odors, as well as reducing nausea and vomiting in pregnant women. The purpose of this study is to analyze the relationship of lemon aromatherapy in reducing emesis gravidarum in pregnant women in the 1st trimester in the working area of the Pangkalan Lesung Health Center Research method quantitative with a research design using a quasi-experimental design with the one-group pretest-postest method. The respondents were 24 TM 1 pregnant women at the Pangkalan Lesung Health Center for the April-May 2024 period, the sampling technique was purposive sampling. Data analysis using the Wilcoxon test. The results of the study showed that the average emesis gravidarum in respondents before being given lemon aromatherapy was 9.38 with a standard deviation of 1.76 and after being given lemon aromatherapy, the average emesis gravidarum in pregnant women in the 1st trimester dropped to 6.00 with a standard deviation of 1.61There was a relationship between lemon aromatherapy in reducing emesis gravidarum in pregnant women in the 1st trimester in the working area of the Pangkalan Lesung Health Center with (p-value 0.000)

Available Document Assets

article
Abstract Ready for download

Research Snapshot

2024 • Fakultas Kebidanan

Hubungan Pemberian Aromaterapi Lemon Terhadap Emesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Trimester 1 Di Wilayah Kerja Puskesmas Pangkalan Lesung Tahun 2024

Dwi Riska Maisaroh
contact_support