Skripsi (S1)

Hubungan Pemberian ASI Ekslusif Terhadap Perkembangan Motorik Kasar Pada Bayi Usia 6-12 Bulan Di Puskesmas Payung Sekaki

person Dewi Sartika
calendar_today 2025
school S1 Kebidanan

Institutional Metadata

Student ID 21601045
Study Program
S1 Kebidanan
Faculty Fakultas Kebidanan
Thesis Type Skripsi (S1)
Supervisor Bdn Yessi Azwar, SST,M.Kes
Upload Date 24 September 2026
Keywords
ASI Eksklusif Motorik Kasar Bayi KPSP

Abstract

Perkembangan motorik kasar merupakan salah satu indikator penting dalam tumbuh kembang anak, yang mencerminkan kemampuan bayi dalam mengendalikan gerakan tubuh melalui koordinasi otot-otot besar, seperti kemampuan mengangkat kepala, duduk, berdiri, dan berjalan. Tahapan ini sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah asupan gizi yang optimal sejak usia dini. ASI Eksklusif berperan penting sebagai sumber gizi utama bayi selama enam bulan pertama kehidupan tanpa tambahan makanan atau minuman lainnya. ASI mengandung berbagai zat yang menunjang perkembangan sistem saraf, kekebalan tubuh, serta mendukung fungsi motorik kasar bayi. Jenis penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Sampel penelitian ini berjumlah 68 bayi dan teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Data diperoleh melalui kuesioner pemberian ASI dan perkembangan motorik kasar menggunakan KPSP. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebanyak 52 bayi (76,5%) menerima ASI Eksklusif, dan 55 bayi (80,9%) memiliki perkembangan motorik kasar yang normal. Analisis statistik dengan uji chi square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pemberian ASI eksklusif dengan perkembangan motorik kasar menunjukkan hasil p-value = 0,032 (>0,05). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pemberian ASI eksklusif berhubungan secara signifikan dengan perkembangan motorik kasar bayi. Temuan ini diharapkan menjadi dasar edukasi bagi orang tua serta acuan bagi tenaga kesehatan dalam mempromosikan pemberian ASI eksklusif secara optimal untuk mendukung tumbuh kembang anak.

Gross motor development is an important indicator in child growth and development, reflecting a baby's ability to control body movements through coordination of large muscles, such as the ability to lift the head, sit, stand, and walk. This stage is significantly influenced by various factors, one of which is optimal nutritional intake from an early age. Exclusive breastfeeding plays a vital role as the main source of nutrition for babies during the first six months of life without additional food or drinks. Breast milk contains various substances that support the development of the nervous system, immune function, and aid in the gross motor skills of the baby. This research utilizes a quantitative method with a Cross Sectional approach. The research sample consists of 68 babies, and the sampling technique used is accidental sampling. Data were obtained through a questionnaire on breastfeeding practices and observation of gross motor development using KPSP. The research results indicate that A total of 52 infants (76.5%) received exclusive breastfeeding, and 55 infants (80.9%) had normal gross motor development. Statistical analysis using the chi-square test showed a significant relationship between exclusive breastfeeding and gross motor development p-value = 0,032 (>0,05). Thus, it can be concluded that exclusive breastfeeding is significantly related to the gross motor development of infants. These findings are expected to serve as a basis for education for parents and as a reference for healthcare providers in promoting optimal exclusive breastfeeding to support child growth and development.

Available Document Assets

article
Abstract Ready for download

Research Snapshot

2025 • Fakultas Kebidanan

Hubungan Pemberian ASI Ekslusif Terhadap Perkembangan Motorik Kasar Pada Bayi Usia 6-12 Bulan Di Puskesmas Payung Sekaki

Dewi Sartika
contact_support