Hubungan Pendidikan Kesehatan Menggunakan E-Leaflet Tentang Menstruasi Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Menstrual Hygiene Pada Remaja Putri Di SMPN 8 Pekanbaru
Quick Access
Institutional Metadata
Abstract
Menstruasi sering dihubungkan dengan beberapa kesalahpahaman praktik kebersihan diri selama menstruasi yang dapat merugikan kesehatan bagi remaja. Hal ini dibuktikan sampai saat ini, kebersihan menstruasi sangat rendah di negara- negara berkembang. Masalah yang sering timbul akibat kesalahan praktik kebersihan diri selama menstruasi adalah keputihan yang mana jika tidak diatasi akan menyebabkan insfeksi saluran reproduksi yang lebih parah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pendidikan kesehatan menggunakan e-leaflet tentang menstruasi terhadap pengetahuan dan sikap menstrual hygiene pada remaja putri di SMPN 8 Pekanbaru. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan desain Pre Eksperimen Design dengan pendekatan One Group Pretest-Posttest. Analisis data menggunakan uji chi square. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh remaja putri kelas VIII di SMPN 8 Pekanbaru. Teknik Sampling yang digunakan pada penelitian ini proportionate stratified random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 60 orang. Hasil penelitian didapatkan sebelum diberikan pendidikan kesehatan mayoritas responden memiliki pengetahuan rendah dan sikap negatif, setelah diberikan pendidikan kesehatan mayoritas responden memiliki pengetahuan tinggi dan sikap positif. Hasil analisis menggunakan uji chi square didapakan hasil p value 0,000 <0,05 yang membuktikan bahwa pendidikan kesehatan menggunakan e-leaflet tentang menstruasi meiliki hubungan terhadap perubahan pengetahuan dan sikap menstrual hygiene pada remaja putri di SMPN 8 Pekanbaru. Kesimpulan terdapat hubungan pendidikan kesehatan menggunakan e-leaflet tentang menstruasi terhadap pengetahuan dan sikap menstrual hygiene pada remaja putri di SMPN 8 Pekanbaru.
Menstruation is often associated with some misconceptions of personal hygiene practices during menstruation that can be detrimental to adolescent health. It is proven that until now, menstrual hygiene is very low in developing countries. The problem that often arises due to errors in personal hygiene practices during menstruation is vaginal discharge which if not addressed will cause more severe reproductive tract infections. The purpose of this study was to determine the relationship of health education using e-leaflet about menstruation to the knowledge and attitude of menstrual hygiene in adolescent girls at SMPN 8 Pekanbaru. This type of research is a quantitative study using Pre Experiment Design design with One Group Pretest-Posttest approach. Data analysis using chi square test. The population in this study were all 8th grade adolescent girls at SMPN 8 Pekanbaru. Sampling technique used in this study was proportionate stratified random sampling with a sample size of 60 people. The results showed that before being given health education the majority of respondents had low knowledge and negative attitudes, after being given health education the majority of respondents had high knowledge and positive attitudes. The results of the analysis using the chi square test resulted in a p value of 0.000 <0.05 which proves that health education using e-leaflets about menstruation has a relationship to changes in menstrual hygiene. The conclusion is that there is a relationship between health education using e-leaflets about menstruation on the knowledge and attitude of menstrual hygiene in adolescent girls at SMPN 8 Pekanbaru.