Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Dengan Perilaku Bullying Di SDN 82 Pekanbaru
Quick Access
Institutional Metadata
Abstract
Perilaku bullying merupakan perilaku negatif yang mengakibatkan seseorang dalam keadaan tidak nyaman atau terluka dan biasanya terjadi berulang-ulang. Pelaku bullying menggangap hal yang pelaku lakukan adalah hal yang biasa atau hanya dianggap gurauan, namun bagi korban bullying pasti akan merasa diolok-olok atau bahkan akan membuatnya terpojokan. Berdasarkan data dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mencatat kasus bullying masih menjadi teror bagi anak-anak di lingkungan sekolah. Dari data tersebut diketahui, tercatat terjadi 226 kasus bullying pada tahun 2022. Lalu di tahun 2021 ada 53 kasus, dan tahun 2020 sebanyak 119 kasus. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap dengan perilaku bullying di SDN 82 Pekanbaru 2024. Jenis penelitian yang digunakan yaitu jenis penelitian kuantitatif dengan desain Korelasi dengan pendekatan cross sectional study. Waktu penelitian ini di lakukan pada tanggal 4 juni 2024. Sampel dalam penelitian ini yaitu 77 responden dengan teknik Total Sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dengan skala ordinal. Analisa yang digunakan adalah distribusi frekuensi dan uji statistik chi-square untuk menganalisa hubungan variabel. Hasil penelitian didapatkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan dengan perilaku bullying dengan nilai p value = 0,03 atau (p=.> 0,005). Dan ada hubungan antara sikap dengan perilaku bullying dengan nilai p value = 0,00 atau (p=.> 0,005). Penelitian ini diharapkan Sebagai sumber informasi kepada pihak sekolah SDN 82 Pekanbaru.Dalam permasalahan yang terjadi pada anak di lingkungan sekolah agar dapat ditangani lebih maksimal lagi.
Bullying behavior is negative behavior that results in someone feeling uncomfortable or hurt and usually occurs repeatedly. Perpetrators of bullying consider what the perpetrator does to be normal or just a joke, but victims of bullying will definitely feel like they are being made fun of or will even be pushed into a corner. Based on data from the Indonesian Child Protection Commission (KPAI), bullying cases are still a terror for children in the school environment. From this data, it is known that 226 cases of bullying were recorded in 2022. Then in 2021 there were 53 cases, and in 2020 there were 119 cases. The aim of this research is to determine the relationship between knowledge and attitudes and bullying behavior at SDN 82 Pekanbaru 2024. The type of research used is quantitative research with a correlation design with a cross sectional study approach. When this research was conducted on June 4 2024. The sample in this research was 77 respondents using the Total Sampling technique. The research instrument uses a questionnaire with an ordinal scale. The analysis used is frequency distribution and chi-square statistical tests to analyze variable relationships. The research results showed that there was a relationship between knowledge and bullying behavior with a p value = 0.03 or (p=> 0.005). And there is a relationship between attitudes and bullying behavior with a p value = 0.00 or (p=> 0.005). It is hoped that this research will serve as a source of information for the SDN 82 Pekanbaru school. Problems that occur with children in the school environment can be handled more optimally.