Hubungan pengetahuan dengan sikap pelecehan seksual mahasiswa di lingkungan kampus STIKes Payung Negeri Pekanbaru
Quick Access
Institutional Metadata
Abstract
ABSTAK Terdapat banyaknya laporan mengenai terjadinya pelecehan seksual dalam dunia penididikan, khususnya di perguruan-perguruan tinggi sehingga menimbulkan peraturan menteri pendidikan, kebudayaan, riset dan teknologi Republik Indonesia N0 30 tahun 2021. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui hubungan sikap dan pengetahuan mahasiswa terhadap perilaku pelecehan seksual di lingkungan kampus STIKes Payung Negeri Pekanbaru. Metode penelitian ini adalah kuantitatif yang berlandaskan data konkrit. Desain penelitian korelasi dengan pendekatan analitik cross sectional yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antar variable dependen dan variable independen. Sampel dalam penelitian ini 290 orang mahasiswa. Instrument penelitian Sexual Harrasment Definitions Questionnaire dengan skala gutmen dan Sexual Harrasment Attitude Scale. Hasil uji-chi square diperoleh p value yaitu 0,000 < 0,05 dengan demikian Ho ditolak dan Ha diterima sehingga dapat disimpulkan ada hubungan antara pengetahuan dengan sikap pelecehan seksual, dengan nilai Odd Ratio 4,1 artinya responden dengan pengetahuan baik mempunyai tingkat sikap yang positif 4,1 kali lebih tinggi dibandingkan dengan responden dengan sikap kurang baik. Rekomendasi penelitian ini agar dapat menghubungkan variable lainnya terhadap sikap pelecehan seksual. Penelitian ini memberikan rekomendasi di masa mendatang untuk meneruskan penelitian pada tema hubungan pacaran dengan pelecehan seksual pada remaja.
ABSTAK Terdapat banyaknya laporan mengenai terjadinya pelecehan seksual dalam dunia penididikan, khususnya di perguruan-perguruan tinggi sehingga menimbulkan peraturan menteri pendidikan, kebudayaan, riset dan teknologi Republik Indonesia N0 30 tahun 2021. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui hubungan sikap dan pengetahuan mahasiswa terhadap perilaku pelecehan seksual di lingkungan kampus STIKes Payung Negeri Pekanbaru. Metode penelitian ini adalah kuantitatif yang berlandaskan data konkrit. Desain penelitian korelasi dengan pendekatan analitik cross sectional yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antar variable dependen dan variable independen. Sampel dalam penelitian ini 290 orang mahasiswa. Instrument penelitian Sexual Harrasment Definitions Questionnaire dengan skala gutmen dan Sexual Harrasment Attitude Scale. Hasil uji-chi square diperoleh p value yaitu 0,000 < 0,05 dengan demikian Ho ditolak dan Ha diterima sehingga dapat disimpulkan ada hubungan antara pengetahuan dengan sikap pelecehan seksual, dengan nilai Odd Ratio 4,1 artinya responden dengan pengetahuan baik mempunyai tingkat sikap yang positif 4,1 kali lebih tinggi dibandingkan dengan responden dengan sikap kurang baik. Rekomendasi penelitian ini agar dapat menghubungkan variable lainnya terhadap sikap pelecehan seksual. Penelitian ini memberikan rekomendasi di masa mendatang untuk meneruskan penelitian pada tema hubungan pacaran dengan pelecehan seksual pada remaja.