Skripsi (S1)

Hubungan Pengetahuan, Sikap Tentang Pencegahan Demam Berdarah Dangue (Dbd) Terhadap Kejadian Demam Berdarah Dangue (Dbd) Di Desa Resang Tahun 2026

person MARINA
calendar_today 2026
school S1 Ilmu Kesehatan Masyarakat (RPL)

Institutional Metadata

Student ID 25421014
Study Program
S1 Ilmu Kesehatan Masyarakat (RPL)
Faculty Fakultas Kesehatan & Informatika
Thesis Type Skripsi (S1)
Supervisor Dr. Winda Parlin. M.Kes
Upload Date 16 September 2026
Keywords
Masyarakat Pencegahan Demam Berdarah

Abstract

PROGRAM STUDI S1 ILMU KESEHATAN MASYARAKAT FAKULTAS KESEHATAN DAN INFORMATIKA INSTITUT KESEHATAN PAYUNG NEGERI PEKANBARU Penelitian , Juli 2026 Marina Hubungan Pengetahuan, Sikap Tentang Pencegahan Demam Berdarah Dangue (Dbd) Terhadap Kejadian Demam Berdarah Dangue (Dbd) Di Desa Resang Tahun 2026 ABSTRAK Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. WHO menyatakan bahwa keberhasilan pencegahan dan pengendalian demam berdarah tidak hanya bergantung pada program pemerintah, tetapi juga pada pengetahuan, sikap, dan tindakan masyarakat. Oleh karena itu, keterlibatan masyarakat merupakan faktor penting dalam pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD). Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit virus yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti and Aedes albopictus yang terinfeksi. Infeksi virus dengue dapat menyebabkan permeabilitas vaskular, yang dapat berujung pada pendarahan, syok, dan kematian jika tidak ditangani dengan baik. Kondisi ini juga dapat mengakibatkan mortalitas (Heri Sunaryanti & Iswahyuni, 2020). Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap masyarakat terhadap kejadian Demam Berdarah Dengue. Salah satu cara untuk mencegah demam berdarah adalah dengan menjaga kebersihan lingkungan agar lingkungan tidak menjadi tempat perindukan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus, termasuk melalui pemberantasan sarang nyamuk dan penerapan program 3M (menguras, menutup, dan mengubur). Penelitian ini menggunakan metode analitik observasional dengan desain potong lintang (cross-sectional). Pengambilan sampel dilakukan pada bulan Mei menggunakan teknik quota sampling, dengan total 73 responden. Berdasarkan uji korelasi Pearson, terdapat hubungan positif yang sangat kuat antara pengetahuan dan sikap di antara para responden. Koefisien korelasi Pearson adalah r = 0,950, dengan nilai signifikansi p = 0,000 (p < 0,05) dan total 73 responden. Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik tingkat pengetahuan responden, semakin positif sikap mereka terhadap pencegahan demam berdarah. Oleh karena itu, terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan sikap terhadap pencegahan demam berdarah. KATA KUNCI: pengetahuan masyarakat, sikap terhadap pencegahan Demam Berdarah DAFTAR BACAAN : 22 ( 2012- 2024 )

UNDERGRADUATE PROGRAM (S1) IN PUBLIC HEALTH FACULTY OF HEALTH AND INFORMATICS INSTITUTE OF HEALTH SCIENCES PAYUNG NEGERI PEKANBARU Research, July 2026 Marina The Relationship Between Knowledge and Attitudes Toward Dengue Fever Prevention and the Incidence of Dengue Fever (Dengue Hemorrhagic Fever) in Resang Village in 2026 ABSTRACT Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is a disease caused by infection with the Aedes aegypti and Aedes albopictus mosquitoes. WHO states that the success of dengue prevention and control depends not only on government programs but also on the community’s knowledge, attitudes, and actions. Therefore, community involvement is an important factor in preventing Dengue Hemorrhagic Fever (DHF).Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is a viral disease transmitted through the bites of infected Aedes aegypti and Aedes albopictus mosquitoes. Infection with the dengue virus can cause vascular permeability, which may lead to bleeding, shock, and, if not treated properly, death. This condition can also result in mortality (Heri Sunaryanti & Iswahyuni, 2020).The general objective of this study was to determine the relationship between community knowledge and attitudes toward the incidence of Dengue Hemorrhagic Fever. One way to prevent dengue is to maintain environmental cleanliness to prevent the environment from becoming a breeding ground for Aedes aegypti and Aedes albopictus mosquitoes, including through mosquito nest eradication and the implementation of the 3M program (draining, covering, and burying).This study used an observational analytic method with a cross-sectional design. Sampling was conducted in May using a quota sampling technique, with a total of 73 respondents.Based on the Pearson correlation test, there was a very strong positive relationship between knowledge and attitudes among the respondents. The Pearson correlation coefficient was r = 0.950, with a significance value of p = 0.000 (p < 0.05) and a total of 73 respondents. This indicates that the better the respondents’ level of knowledge, the more positive their attitudes toward dengue prevention. Therefore, there was a significant relationship between knowledge and attitudes toward dengue prevention. KEYWORDS : knowledge of community Attitudes towards Dengue Fever Frevention REFERENCES : 22 (2012-2024)

Available Document Assets

article
Cover Ready for download
article
Table of Contents Ready for download
article
Abstract Ready for download
article
References Ready for download
auto_stories

Full Manuscript

library_books
Available in Library Archive The complete manuscript is available at the Library Institut Kesehatan Payung Negeri.

Research Snapshot

2026 • Fakultas Kesehatan & Informatika

Hubungan Pengetahuan, Sikap Tentang Pencegahan Demam Berdarah Dangue (Dbd) Terhadap Kejadian Demam Berdarah Dangue (Dbd) Di Desa Resang Tahun 2026

MARINA
contact_support