Hubungan PengetahuanDengan Motivasi Perawat Dalam Pelaksanaan Five Moments Hand Hygienedi Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru
Quick Access
Institutional Metadata
Abstract
ABSTRAK Five moments hand hygiene merupakan program yang dilakukan oleh WHO untuk mengatasi HAIs, pelaksanaan program ini dipengaruhi oleh berbagai hal seperti pengetahuan dan motivasi dari perawat. Infeksi merupakan penyebab utama kematian dan kesakitan di Rumah Sakit (RS). Hand hygiene adalah praktik cuci tangan menggunakan antiseptic untuk mengatasi infeksi HAIs. Kepatuhan perawat dalam melakukan hand hygiene merupakan indikator mutu patient safety pada Standar Pelayanan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan motivasi perawat dalam pelaksaan five moments hand hygiene di Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru. Jenis Penelitian ini kuantitatif dengan desain deskriptif analitik dan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini adalah perawat Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru sebanyak 43 responden. Pengambilan sampel ini menggunakan total sampling. Pengumpulan data pada penlitian ini menggunakan kuesioner.Analisis yang digunakan adalah uji Spearman Rank. Hasil uji didapatkan nilai signifikansi atau Sig. (2- tailed) sebesar 0,018 jauh lebih rendah dibandingkan dengan standart signifikansi yaitu sebesar 0,05 (.018 < 0,05) dengan correlation coefficient sebesar 0,360 yang artinya terdapat korelasi cukup antara pengetahuan perawat dan motivasi perawat terhadap pelaksanaan five moments hand hygiene di rumah sakit Bhayangkara Pekanbaru. Dapat disimpulkan dalam penelitian ini terdapat hubungan antara pengetahuan perawat dengan motivasi perawat dalam pelaksanaan five moments hand hygiene di Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru.Peneliti merekomendasikan penelitian selanjutnya dengan menambahkan beberapa variabel terkait lainnya yang berhubungan denganfive moments hand hygiene seperti sikap dalam melakukan hand hygiene, kepatuhan, dan faktor internal atau eksternal lainnya.
ABSTRACT Five moments hand hygiene is a program carried out by WHO to overcome HAIs, the implementation of this program is influenced by various things such as knowledge and motivation of nurses. Infection is a major cause of death and illness in hospitals (hospitals). Hand hygiene is the practice of washing hands using antiseptic to treat HAIs infection. Nurse compliance in performing hand hygiene is an indicator of the quality of patient safety in the Service Standards. The purpose of this study was to determine the relationship between knowledge and motivation of nurses in the implementation of five moments of hand hygiene at Bhayangkara Hospital Pekanbaru. This type of research is quantitative with analytical descriptive design and cross sectional approach. The sample of this research is the nurses of Bhayangkara Hospital Pekanbaru as many as 43 respondents. This sampling uses total sampling. Collecting data in this research using a questionnaire in the form of a questionnaire. The analysis used is the Spearman Rank test. The test results obtained a significance value or Sig. (2tailed) of 0,018 is much lower than the standard of significance, which is 0.05 (.018 < 0.05) with a correlation coefficient of 0,360, which means that there is a sufficient correlation between nurses' knowledge and nurses' motivation on the implementation of the five moments hand. hygiene at Bhayangkara Hospital Pekanbaru. The researcher recommends further research by adding several other related variables related to the five moments of hand hygiene.