Hubungan Penggunaan Electronic Medical Ricord (E-Mr) Dengan Pendokumentasian Askep Pada Perawat Di Rsj Tampan Provinsi Riau
Quick Access
Institutional Metadata
Abstract
Secara keseluruhan penerapan electronic medical ricord (e-MR) di rumah sakit di Indonesia merupakan Langkah maju yang signifikan untuk menciptakan pelayanan kesehatan yang lebih efektif, aman, dan terintegritas. Dokumentasi keperawatan elektronik menawarkan berbagai manfaat, seperti mengurangi risiko kesalahan pencatatan dan meningkatkan efisiensi, pemahaman yang lebih mendalam mengenai dampak sebenarnya dari teknologi ini masih diperlukan.tersebut peneliti tertarik melakukan penelitian terkait hubungan penggunan electronic medical ricord (e-MR) terhadap penggunaan pendokumentasian perawat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasi pendekatan “corss sectional” dengan total responden 112 perawat yang berkerja di ruangan rawat inap RSJ Tampan Provinsi Riau dengan menggunakan uji chi-square. Di dapatkan hasil statistic p value 0,298 > 0,05 yang artinya H0 diterima, sehingga dapat di simpulkan tidak terdapat hubungan penggunaan electronic medical ricord (e-MR) dengan pendokumentasian askep pada perawat di RSJ Tampan Provinsi Riau. Terkait pemahaman pendokuemtasian digital terkhusu penggunaan electronic medical ricord (e-MR) perawat.
The implementation of electronic medical ricord (e-MR) in hospitals in Indonesia is a significant step forward to create more effective, safe, and integrated health services. Electronic nursing documentation offers a variety of benefits, such as reducing the risk of recording errors and increasing efficiency, a deeper understanding of the true impact of this technology is still needed. This study uses a quantitative approach with a correlation design of the "corss sectional" approach with a total of 112 respondents who work in the inpatient room of Tampan Hospital, Riau Province using the chi-square test. The statistical results of p value 0.298 > 0.05 were obtained which means that H0 was accepted, so it can be concluded that there is no relationship between the use of electronic medical ricord (e-MR) and the documentation of askep in nurses at Tampan Hospital, Riau Province. Regarding the understanding of digital recognition, especially the use of electronic medical ricord (e-MR) for nurses.