Hubungan Penggunaan Gadget Dengan Keterlambatan Berbicara (Speech Delay) Pada Anak Usia 6 Tahun di TK Kemala Bhayangkari Pekanbaru
Quick Access
Institutional Metadata
Abstract
Keterlambatan bicara adalah tingkat perkembangan kemampuan berbahasa individu rendah dibawah tingkat kemampuan bahasa orang lain. Keterlambatan berbicara (speech delay) menyebabkan anak sulit menerima informasi, pasif dalam berinteraksi, dan sulit mengekspesikan perasaan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penggunaan gadget dengan keterlambatan berbicara (Speech delay) pada anak usia 6 tahun di TK Kemala Bhayangkari Pekanbaru. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, dengan desain penelitian Croos sectional. Populasi pada penelitian ini adalah 30 murid usia 6 tahun di TK Kemala Bhayangkari Pekanbaru yang terdiri dari 13 murid laki-laki dan 17 murid perempuan. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 29 April 2024 s/d 12 Juli 2024 alat ukur penelitian yang digunakan adalah kuisioner instrumen penggunaan gadget di adobsi dari penelitian sebelumnya oleh Damai Azzahra Khasya’a Yusanda (2020) berjumlah 5 butir pertanyaan yang sudah dilakukan uji validitas dan reliabitias memiliki nilai Alfa Croncbach > 0,6 menandakan kuisioner yang diujikan reliabel dan instrumen observasi keterlambatan berbicara (Speech delay) di adobsi dari penelitian sebelumnya oleh Sandra Dwi Puspita Sari (2019) berjumlah 15 butir pertanyaan yang telah dilakukan uji validitas (expert judgement) dan uji reliabilitas memiliki nilai Alfa Croncbach > 0,6 artinya instrumen reliabel. Analisis yang di gunakan adalah analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi square menunjukkan nilai (P value = 0,028 < α 0,05) artinya H0 ditolak yang berarti ada hubungan yang signifikan antara intensitas penggunaan gadget dengan keterlambatan berbicara (speech delay). Hasil dari penelitian ini dapat digunakan TK Kemala Bhayangkari Pekanbaru sebagai dasar pengembangan ilmu pengetahuan dalam upaya mencegah keterlambatan berbicara (speech delay) pada anak usia 6 tahun.
Speech delay is the level of development of an individual's language skills that is low below the level of other people's language skills. Delays in speaking (speech delay) cause children to have difficulty receiving information, be passive in interacting, and have difficulty expressing their feelings. This study aims to determine the relationship between gadget use and speech delay in 6 year old children at Kemala Bhayangkari Kindergarten, Pekanbaru. This research is a quantitative study, with a cross-sectional research design. The population in this study were 30 students aged 6 years at Kemala Bhayangkari Kindergarten Pekanbaru consisting of 13 male students and 17 female students. This research was conducted on April 29 2024 to July 12 2024. The research measuring instrument used was a gadget usage instrument questionnaire adopted from previous research by Damai Azzahra Khasya'a Yusanda (2020) totaling 5 questions which had been tested for validity and reliability. has a Cronbach's Alpha value > 0.6, indicating that the questionnaire tested is reliable and the speech delay observation instrument was adopted from previous research by Sandra Dwi Puspita Sari (2019) totaling 15 questions that have been tested for validity (expert judgment) and Reliability has a Cronbach's Alpha value > 0.6, meaning the instrument is reliable. The analysis used is univariate and bivariate analysis using the chi square test showing a value (P value = 0.028 < α 0.05), meaning that H0 is rejected, which means there is a significant relationship between the intensity of gadget use and speech delay. The results of this research can be used by Kindergarten Kemala Bhayangkari Pekanbaru as a basis for developing science in an effort to prevent speech delays in children aged 6 years.