Hubungan Penggunaan Media Sosial DenganTingkat Kepercayaan Diri Pada Siswa Kelas XI SMAN 9 Kota Pekanbaru
Quick Access
Institutional Metadata
Abstract
Kepercayaan diri merupakan aspek penting dalam perkembangan pribadi seseorang. Siswa dengan kepercayaan diri rendah sering kali merasa cemas, sulit berbicara di depan umum, dan kurang mampu membangun interaksi yang efektif dengan orang lain. Namun, di era digital saat ini, muncul faktor baru yang memengaruhi kepercayaan diri, yaitu penggunaan media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara penggunaan media sosial dengan tingkat kepercayaan diri pada siswa kelas XI SMAN 9 Kota Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 184 responden dipilih melalui teknik stratified random sampling. Instrument dalam penelitian ini menggunakan kuesioner penggunaan media sosial dan kuesioner kepercayaan diri terstandar yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Kuesioner di sebarkan kepada responden menggunakan aplikasi Google Form.Analisis data dilakukan dengan uji chi-square pada tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden 65,2% memiliki tingkat penggunaan media sosial yang tinggi, dan sebagian besar memiliki tingkat kepercayaan diri rendah 38,6%. Analisis bivariat menunjukkan hubungan yang signifikan antara penggunaan media sosial dan tingkat kepercayaan diri (p = 0,001). Responden dengan penggunaan media sosial tinggi cenderung memiliki kepercayaan diri yang lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang penggunaan media sosialnya rendah. Kesimpulannya, intensitas penggunaan media sosial berpengaruh terhadap kepercayaan diri siswa. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pendidik, orang tua, dan siswa dalam memanfaatkan media sosial secara bijak, serta menjadi dasar untuk penelitian lebih lanjut.
Self-confidence is an important aspect in one's personal development. Students with low self-confidence often feel anxious, have difficulty speaking in public, and are less able to build effective interactions with others. However, in today's digital era, a new factor that affects self-confidence is the use of social media. This study aims to analyze the relationship between the use of social media and the level of self- confidence in class XI students of SMAN 9 Pekanbaru City. This study used a quantitative design with a cross-sectional approach. A total of 184 respondents were selected through stratified random sampling technique. The instruments in this study used social media usage questionnaires and standardized self-confidence questionnaires that had been tested for validity and reliability. The questionnaire was distributed to respondents using the Google Form application. Data analysis was performed using the chi-square test at a significance level of 0.05. The results showed that the majority of respondents 65.2% had a high level of social media use, and most had a low level of self-confidence 38.6%. Bivariate analysis showed a significant relationship between social media use and self-confidence level (p = 0.001). Respondents with high social media use tended to have lower self- confidence compared to those with low social media use. In conclusion, the intensity of social media use affects students' self-confidence. This research is expected to be a reference for educators, parents, and students in utilizing social media wisely, as well as a basis for further research.