HUBUNGAN PERAN LINGKUNGAN SEKOLAH DENGAN KESEHATAN MENTAL REMAJA DAN PENGETAHUAN TENTANG PERGAULAN BEBAS DI SMAN 9 PEKANBARU
Institutional Metadata
Abstract
Masa remaja merupakan periode perkembangan yang ditandai dengan perubahan fisik, psikologis, dan sosial akibatnya remaja rentan dipengaruhi oleh lingkungan di sekitarnya. Lingkungan sekolah merupakan salah satu aspek yang berperan dalam menopang kesehatan mental serta menaikkan pengetahuan siswa mengenai pergaulan bebas. Sasaran riset ini adalah untuk mengetahui hubungan lingkungan sekolah dengan kesehatan mental dan pengetahuan pergaulan bebas pada siswa. Penelitian ini memakai desain kuantitatif dengan strategi cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 263 responden. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Kajian univariat memperlihatkan bahwa sebagian besar responden mempunyai lingkungan sekolah kategori baik sebanyak 106 responden (40,3%), kesehatan mental kategori tinggi sebanyak 114 responden (43,3%), dan pengetahuan pergaulan bebas kategori tinggi sebanyak 105 responden (39,9%). Analisis bivariat menunjukkan dijumpai hubungan yang bermakna antara lingkungan sekolah dengan kesehatan mental (p = 0,000) serta hubungan yang signifikan antara lingkungan sekolah dengan pengetahuan pergaulan bebas (p = 0,011). Lingkungan sekolah berhubungan secara signifikan dengan kesehatan mental dan pengetahuan pergaulan bebas pada siswa. Lingkungan sekolah yang kondusif diharapkan dapat mendukung kesehatan mental serta meningkatkan pengetahuan siswa sehingga mampu membentuk perilaku yang positif.
Adolescence is a developmental stage characterized by physical, psychological, and social changes, making adolescents more vulnerable to environmental influences. The school environment plays an important role in supporting students' mental health and improving their knowledge of free association. This study aimed to determine the relationship between the school environment, mental health, and knowledge of free association among students. This study employed a quantitative research design with a cross-sectional approach. The study involved 263 respondents. Data were collected using questionnaires and analyzed using univariate and bivariate analyses with the Chi-Square test at a significance level of α = 0.05. The univariate analysis showed that most respondents had a good school environment (106 respondents; 40.3%), high mental health (114 respondents; 43.3%), and high knowledge of free association (105 respondents; 39.9%). The bivariate analysis revealed a significant relationship between the school environment and mental health (p = 0.000), as well as between the school environment and knowledge of free association (p = 0.011). In conclusion, the school environment is significantly associated with students' mental health and knowledge of free association. Therefore, creating a safe, supportive, and conducive school environment is expected to promote students' mental well-being and improve their knowledge, enabling them to develop positive behaviors.