Skripsi (S1)

Hubungan Pola Makan Dengan Kadar Gula Darah Pada Lansia Diabetes Mellitus Di Puskesmas Simpang Tiga Kota Pekanbaru

person Murliana
calendar_today 2024
school S1 Keperawatan

Institutional Metadata

Student ID 20301127
Study Program S1 Keperawatan
Faculty Fakultas Keperawatan
Thesis Type Skripsi (S1)
Supervisor Dr. Ezalina, S.Kep, Ns, M.Kes,
Upload Date 20 August 2026
Keywords
Diabetes Mellitus Pola Makan Kadar Gula Darah

Abstract

Diabetes mellitus adalah penyakit gangguan metabolisme yang ditandai oleh kenaikan kadar gula darah. Salah satu masalah yang disebabkan oleh kenaikan kadar gula darah adalah pola makan. Pola makan merupakan cara dalam mengatur jumlah, jenis dan jadwal makanan yang dapat mempengaruhi status gizi yang diperlukan oleh tubuh lansia sehingga tubuh dapat mencapai kondisi gizi yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola makan dengan kadar gula darah pada lansia diabetes mellitus di Puskesmas Simpang Tiga Kota Pekanbaru. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini adalah 81 lansia yang datang berobat ke Puskesmas Simpang Tiga Kota Pekanbaru pada 07 mei sampai 1 Juni 2024 dengan desain penelitian korelasi dan teknik sampling yang digunakan adalah Accidental Sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner pola makan dengan 15 item pertanyaan dan cek gula darah menggunakan glukometer. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dengan karakteristik responden dan analisis bivariat dengan menggunakan uji chi square. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa pola makan mayoritas baik yaitu sebanyak 54 orang (66.7%) dan kadar gula darah mayoritas tidak normal yaitu 49 orang (60.5%). Hasil uji statistik chi square didapatkan p 0.00<0.05 yang artinya Ho ditolak, sehingga dapat disimpulkan terdapat hubungan pola makan dengan kadar gula darah pada lansia diabetes mellitus di Puskesmas Simpang Tiga Kota Pekanbaru.

Diabetes mellitus is a metabolic disorder characterized by an increase in blood sugar levels. One of the problems caused by increased blood sugar levels is diet. Diet is a way of regulating the amount, type and schedule of food which can influence the nutritional status required by the elderly's body so that the body can achieve optimal nutritional conditions. This study aims to determine the relationship between diet and blood sugar levels in elderly people with diabetes mellitus at the Simpang Tiga Health Center, Pekanbaru City. This research is a quantitative research with a correlation design with a cross sectional approach. The sample for this research was 81 elderly people who came for treatment at the Simpang Tiga Community Health Center, Pekanbaru City from 07 May to 1 June 2024 with a correlation research design and the sampling technique used was Accidental Sampling. The research instrument used a dietary pattern questionnaire with 15 question items and blood sugar checks using a glucometer. The analysis used was univariate analysis with respondent characteristics and bivariate analysis using the chi square test. The results of this study showed that the majority's diet was good, namely 54 people (66.7%) and the majority's blood sugar levels were abnormal, namely 49 people (60.5%). The results of the chi square statistical test showed p 0.00<0.05, which means Ho was rejected, so it can be concluded that there is a relationship between diet and blood sugar levels in elderly people with diabetes mellitus at the Simpang Tiga Health Center, Pekanbaru City.

Available Document Assets

article
Abstract Ready for download

Research Snapshot

2024 • Fakultas Keperawatan

Hubungan Pola Makan Dengan Kadar Gula Darah Pada Lansia Diabetes Mellitus Di Puskesmas Simpang Tiga Kota Pekanbaru

Murliana
contact_support