Hubungan Praktik Pengawas Menelan Obat (PMO) Dengan Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Tuberkulosis Di Puskesmas Sidomulyo Kota Pekanbaru
Quick Access
Institutional Metadata
Abstract
Tuberkulosis merupakan penyakit yang mematikan di dunia. Tuberkulosis disebabkan oleh Mycobacterium, Tuberkulosis yang termasuk dalam bakteri aerob yang tahan asam dan biasanya menyebar dari satu orang ke orang lain melalui percikan ketika berbicara dan batuk. Pengawas Menelan Obat (PMO) adalah Petugas yang menjamin keteraturan pengobatan agar pasien bisa sembuh dan sukses berobat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan praktik pengawasan Menelan obat (PMO) dengan kepatuhan minum obat pada pasien Tuberkulosis di puskesmas sidomulyo kota pekanbaru. Desain penelitian ini dengan menggunakan desain cross sectional. Analisa yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi square. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 136 orang. Teknik sampling yang digunakan pada penelitian ini adalah purposive sampling. Instrument dalam penelitian ini yaitu kuesinoer pengawas menelan obat (PMO) dan kuesioner Morinsky Medication Adherence Scale (MMAS-8). Hasil uji statistik mengetahui hubungan praktik pengawasan Menelan Obat (PMO) Dengan Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Tuberkulosis didapatkan p value sebesar 0,391> 0,05 artinya tidak ada hubungan praktik pengawasan Menelan obat (PMO) dengan kepatuhan minum obat pada pasien Tuberkulosis di puskesmas sidomulyo kota pekanbaru. Saran pada penelitian ini bisa berperan pada keluarga untk pencegahan dan pengobatan tuberkulosis.
Tuberculosis is a deadly disease in the world. Tuberculosis is caused by Mycobacterium, Tuberculosis which belongs to acid-resistant aerobic bacteria and is usually spread from one person to another through droplets when talking and coughing. Medication Swallowing Supervisor (PMO) is an officer who ensures regularity of treatment so that patients can recover and succeed in treatment. The purpose of this study was to determine the relationship between the practice of supervision of swallowing drugs (PMO) with adherence to taking medication in Tuberculosis patients at Sidomulyo Health Center, Pekanbaru City. This research design uses a cross sectional design. The analysis used was univariate and bivariate analysis using chi square test. The sample in this study amounted to 136 people. The sampling technique used in this study was purposive sampling. The instruments in this study were the drug swallowing supervisor (PMO) questionnaire and the Morinsky Medication Adherence Scale (MMAS-8) questionnaire. The results of statistical tests to determine the relationship between the practice of supervision of swallowing drugs (PMO) with adherence to taking medication in tuberculosis patients obtained a p value of 0.341> 0.05, meaning that there is no relationship between the practice of supervision of swallowing drugs (PMO) with adherence to taking medication in tuberculosis patients at the sidomulyo health center in pekanbaru city.