Skripsi (S1)

HUBUNGAN SANITASI LINGKUNGAN DENGAN RISIKO STUNTING DI WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS UNGAR KEPULAUAN RIAU TAHUN 2026

person NAZILA SYAKILA
calendar_today 2026
school S1 Ilmu Kesehatan Masyarakat (RPL)

Institutional Metadata

Student ID 25421018
Study Program
S1 Ilmu Kesehatan Masyarakat (RPL)
Faculty Fakultas Kesehatan & Informatika
Thesis Type Skripsi (S1)
Supervisor Dr. Dwi Sapta Aryatiningsih,M.Kes, Dr. Dwi Sapta Aryatiningsih,M.Kes
Upload Date 28 September 2026
Keywords
Stunting, Air Bersih, Jamban, Cuci Tangan Pakai Sabun, Sanitasi Lingkungan

Abstract

HUBUNGAN SANITASI LINGKUNGAN DENGAN RISIKO STUNTING PADA BALITA DI WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS UNGAR PROVINSI KEPULAUAN RIAU TAHUN 2026 Nazila Syakila Program Studi S1 Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan dan Informatika Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru ABSTRAK Latar Belakang: Masalah gizi kronis seperti stunting masih menjadi prioritas kesehatan masyarakat secara global maupun nasional. Salah satu faktor tidak langsung yang memegang kontribusi besar terhadap risiko stunting adalah kondisi kesehatan lingkungan dan hygiene perilaku, karena sanitasi yang buruk dapat memicu infeksi penyakit berulang pada balita yang mengganggu penyerapan nutrisi secara optimal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sanitasi lingkungan (berdasarkan ketersediaan air bersih, kepemilikan jamban, dan tindakan cuci tangan pakai sabun) dengan risiko kejadian stunting pada balita di wilayah kerja UPT Puskesmas Ungar Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026. Metode: Jenis penelitian ini adalah survei analitik dengan rancangan cross-sectional. Populasi penelitian adalah ibu yang memiliki balita usia 24–60 bulan di Kecamatan Ungar dengan jumlah 120 orang balita. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik Total Sampling (Sampling Jenuh), sehingga jumlah sampel sama dengan total populasi yaitu 120 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner serta observasi, kemudian dianalisis menggunakan uji statistik Chi-Square dan menghitung nilai Odds Ratio (OR). Hasil: Hasil analisis univariat menunjukkan angka kejadian stunting di wilayah kerja UPT Puskesmas Ungar sebesar 14,2% (17 balita). Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara ketersediaan air bersih dengan risiko stunting (p-value = 0,008; OR = 4,457), serta terdapat hubungan yang sangat signifikan antara tindakan cuci tangan pakai sabun (CTPS) pada anak dengan risiko stunting (p-value = 0,000; OR = 13,821). Sebaliknya, tidak ditemukan hubungan yang signifikan secara statistik antara kepemilikan jamban sehat dengan risiko kejadian stunting (p-value = 0,176; OR = 2,266). Kesimpulan: Faktor ketersediaan air bersih dan kepatuhan tindakan cuci tangan pakai sabun (CTPS) pada anak merupakan determinan utama yang berhubungan erat dengan risiko kejadian stunting di wilayah kerja UPT Puskesmas Ungar. Pihak Puskesmas diharapkan meningkatkan edukasi PHBS khususnya CTPS di waktu-waktu krusial, serta berkoordinasi dengan pengelola KPSPAM untuk pemenuhan kuantitas dan kualitas air bersih warga. Kata Kunci: Stunting, Air Bersih, Jamban, Cuci Tangan Pakai Sabun, Sanitasi Lingkungan

THE RELATIONSHIP BETWEEN ENVIRONMENTAL SANITATION AND STUNTING RISK AMONG UNDER-FIVE CHILDREN IN THE WORK AREA OF UPT PUSKESMAS UNGAR, RIAU ISLANDS PROVINCE IN 2026 Nazila Syakila Public Health Bachelor Program, Faculty of Health and Informatics Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru ABSTRACT Background: Chronic nutritional problems such as stunting remain a top public health priority both globally and nationally. Environmental health conditions and hygiene behaviors play a major indirect role in stunting risk, as poor sanitation can trigger recurrent infectious diseases in under-five children, thereby disrupting optimal nutrient absorption. Objective: This study aimed to determine the relationship between environmental sanitation (based on clean water availability, latrine ownership, and handwashing with soap practices) and stunting risk among under-five children in the work area of UPT Puskesmas Ungar, Riau Islands Province in 2026. Methods: This was an analytical survey with a cross-sectional design. The study population consisted of mothers with children aged 24–60 months in Ungar District, totaling 120 under-five children. Sampling was conducted using the Total Sampling (saturated sampling) technique, making the sample size equal to the total population of 120 respondents. Data were collected through questionnaires and observations, then analyzed using the Chi-Square statistical test and Odds Ratio (OR) calculation. Results: The univariate analysis showed that the incidence of stunting in the work area of UPT Puskesmas Ungar was 14.2% (17 children). Bivariant analysis demonstrated a significant relationship between clean water availability and stunting risk (p-value = 0.008; OR = 4.457), as well as a highly significant relationship between handwashing with soap (HWWS) practices for children and stunting risk (p-value = 0.000; OR = 13.821). Conversely, no statistically significant relationship was found between healthy latrine ownership and stunting risk (p-value = 0.176; OR = 2.266). Conclusion: Clean water availability and compliance with handwashing with soap (HWWS) practices for children are the main determinants closely associated with stunting risk in the work area of UPT Puskesmas Ungar. The community health center (Puskesmas) is expected to enhance public health education, particularly regarding HWWS during critical times, and coordinate with KPSPAM managers to ensure the fulfillment of both the quantity and quality of clean water for residents. Keywords: Stunting, Clean Water, Latrine, Handwashing with Soap, Environmental Sanitation.

Available Document Assets

article
Cover Ready for download
article
Table of Contents Ready for download
article
Abstract Ready for download
article
References Ready for download
auto_stories

Full Manuscript

library_books
Available in Library Archive The complete manuscript is available at the Library Institut Kesehatan Payung Negeri.

Research Snapshot

2026 • Fakultas Kesehatan & Informatika

HUBUNGAN SANITASI LINGKUNGAN DENGAN RISIKO STUNTING DI WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS UNGAR KEPULAUAN RIAU TAHUN 2026

NAZILA SYAKILA
contact_support