Hubungan Self Esteem Dengan Bullying Pada Remaja Di SMP Negeri 18 Kota Pekanbaru
Quick Access
Institutional Metadata
Abstract
Self esteem merupakan penilaian seseorang yang mana dapat bermanfaat untuk diri sendiri maupun lingkungan dalam kepribadian seseorang. Self esteem dapat dikaitkan dengan terjadinya perilaku bullying dikarenakan harapannya semakin tinggi self esteem maka semakin rendah pula menjadi korban bullying. Bullying merupakan intimidasi atau tindakan yang ditujuakan untuk mendominasi, dan merugikan dirinya sendiri secara fisik, verbal dan mental yang dilakukan secara berulang-ulang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahi hubungan self esteem dengan bullying pada remaja di SMP Negeri 18 Kota Pekanbaru. Penelitian ini merupakan penelitian kuntitatif dengan metode deskritif korelatif dengan pendekatan cross sectional, menggunakan teknik sampling probability sampling. Jumlah sampel penelitian ini 136 orang. Intrumen penelitian menggunakan kuesioner Rosenberg Self Esteem dan kuesioner Bullying. Hasil penelitian didapatkan peniliaan self esteem terbanyak kategori tinggi 108 orang (79,9%), sedangkan penilaian bullying sebagian besar kategori sedang 91 orang (66,9%). Hasil uji statistic chi-quare di peroleh p value 0,010 (< 0,05) signifikan Ho di tolak dan artinya ada hubungan self esteem dengan bullying pada remaja di SMP Negeri 18 Kota Pekanbaru. Peneliti merekomendasikan bagi penelitian selanjutnya untuk melakukan penelitain lebih lanjut yang berhubungan dengan bullying pada remaja dan varibel lainnya. Sehingga cakupan pembahasan menjadi lebih luas lagi
Self-esteem is a person's assessment of which can be beneficial for oneself and the environment in one's personality. Self-esteem can be linked to the occurrence of bullying behavior because the hope is that the higher self-esteem, the lower the risk of being a victim of bullying. Bullying is intimidation or actions aimed at dominating and harming oneself physically, verbally and mentally which are carried out repeatedly. The aim of this research is to find out the relationship between self-esteem and bullying among teenagers at SMP Negeri 18 Pekanbaru City. This research is quantitative research with a correlative descriptive method with a cross sectional approach, using probability sampling techniques. The total sample for this study was 136 people. The research instruments used the Rosenberg Self Esteem questionnaire and the Bullying questionnaire. The research results showed that the majority of self- esteem assessments were in the high category, 108 people (79.9%), while the majority of bullying assessments were in the medium category, 91 people (66.9%). The results of the chi-quare statistical test obtained a p value of 0.010 (< 0.05), significant Ho was rejected and this means that there is a relationship between self-esteem and bullying in teenagers at SMP Negeri 18 Pekanbaru City. Researchers recommend that future research carry out further research related to bullying in adolescents and other variables. So the scope of discussion becomes even wider