Hubungan Status Kesehatan Terhadap Kepatuhan Berobat Penderita Hipertensi di Puskesmas Rejosari.
Quick Access
Institutional Metadata
Abstract
Hipertensi yang tidak ditangani akan mengarah pada kondisi kesehatan yang serius sehingga, dibutuhkan konsistensi seperti kepatuhan penanganan hipertensi terutama kepatuhan dalam penggunaan obat antihipertensi. Hipertensi merupakan penyakit yang memerlukan terapi jangka panjang, sehingga diperlukan kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan untuk mengontrol tekanan darah dan menurunkan risiko komplikasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan status kesehatan terhadap kepatuhan berobat penderita hipertensi di Puskesmas Rejosari. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain Cross Sectional. Teknik sampling yang digunakan pada penelitian ini adalah purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 108 responden. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu kuesioner status kesehatan (SF-36) dan kuesioner kepatuhan berobat Adherence to Refills and medication Scale (ARMS). Hasil penelitian hubungan status kesehatan dengan kepatuhan berobat didapatkan ada 4 domain yang paling signifikan yaitu pada fungsi fisikdidapatkan p value = 0.01, keterbatasan fisik didapatkan p value = 0.00, nyeri tubuh didapatkan p value = 0.003 dan kesehatan secara umum didapatkan p value = 0.02. Rekomendasi penelitian ini yaitu diharapkan tempat penelitian melakukan pemantauan oleh petugas kesehatan dan keluarga penderita kepada para penderita hipertensi agar lebih mematuhi segala aturan mengenai terapi hipertensi. Diharapkan untuk peneliti selanjutnya melakukan penelitian pada domain yang paling signifikan yaitu keterbatasan fisik.
Untreated hypertension will lead to serious health conditions so, consistency is needed such as compliance with hypertension management, especially compliance in the use of antihypertensive drugs. Hypertension is a disease that requires long-term therapy, so it requires patient compliance in undergoing treatment to control blood pressure and reduce the risk of complications. The purpose of this study was to determine the relationship between health status and adherence to treatment for hypertension patients at Rejosari Health Centre. This study uses a type of quantitative research with a Cross Sectional design. The sampling technique used in this study was purposive sampling with a sample size of 108 respondents. The research instruments used were the health status questionnaire (SF-36) and the Adherence to Refills and medication Scale (ARMS) questionnaire. The results of the study on the relationship between health status and treatment compliance found that there were 4 most significant domains, namely physical function obtained p value = 0.01, physical limitations obtained p value = 0.00, body pain obtained p value = 0.003 and general health obtained p value = 0.02. The recommendation of this study is that the research site is expected to conduct monitoring by health workers and families of patients to patients with hypertension to better comply with all rules regarding hypertension therapy. It is hoped that future researchers will conduct research on the most significant domain, namely physical limitations.