Hubungan Tingkat Environmental Health Literacy dengan Perilaku Pro-Lingkungan pada Mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru
Institutional Metadata
Abstract
Environmental health literacy (EHL) telah berkembang sebagai bidang kajian yang mengintegrasikan konsep dari beberapa disiplin ilmu seperti komunikasi risiko, literasi kesehatan, ilmu kesehatan lingkungan, studi komunikasi, serta budaya keselamatan. Pengetahuan dapat diartikan sebagai dasar awal yang akan membentuk sikap, kemudian berpengaruh terhadap tindakan atau perilaku seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat environmental health literacy dengan perilaku pro-lingkungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional analitik. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah accidental sampling dengan total responden sebanyak 83 Mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat di Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru. Instrumen penelitian berupa kuesioner. Analisis hubungan antarvariabel dilakukan menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat environmental health literacy dengan perilaku pro-lingkungan, yaitu dengan p-value=0,000 < 0,05 dan nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,611 (0,60-0,799= kuat).
Environmental health literacy (EHL) has emerged as a field of study that integrates concepts from several disciplines, such as risk communication, health literacy, environmental health science, communication studies, and safety culture. Knowledge can be defined as the foundation that shapes attitudes, which in turn influence a person’s actions or behavior. This study aims to analyze the relationship between the level of environmental health literacy and pro-environmental behavior. This study employs a quantitative approach with an analytical cross-sectional design. The sampling technique used was accidental sampling with a total of 83 respondents, all students in the Public Health Program at the Payung Negeri Pekanbaru Health Institute. The research instrument consisted of a questionnaire. The relationship between variables was analyzed using the SpearmanRank test. The results indicate a significant relationship between the level of environmental health literacy and pro-environmental behavior, with a p-value of 0.000 < 0.05 and a correlation coefficient (r) of 0.611 (0.60–0.799 = strong).