IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMERINTAH TENTANG PEMERIKSAAN KESEHATAN GRATIS DI UPTD PUSKESMAS DAIK TAHUN 2025
Institutional Metadata
Abstract
Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) merupakan salah satu kebijakan pemerintah yang bertujuan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui deteksi dini penyakit, pencegahan faktor risiko, dan peningkatan akses terhadap pelayanan kesehatan yang berkualitas. Keberhasilan implementasi program ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti kesiapan sumber daya manusia, ketersediaan alat kesehatan dan bahan medis habis pakai, pendanaan, kepemimpinan, serta sarana dan prasarana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan pemerintah tentang Pemeriksaan Kesehatan Gratis di UPTD Puskesmas Daik Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan desain deskriptif analitik. Informan penelitian berjumlah 8 orang dengan Teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan Pemeriksaan Kesehatan Gratis di UPTD Puskesmas Daik telah terlaksana dengan cukup baik. Kesiapan sumber daya manusia dinilai cukup memadai,dan sudah sesuai dengan kompetensinya. Ketersediaan alat kesehatan dan bahan medis habis pakai secara umum telah mencukupi, walaupun beberapa jenis alat dan bahan masih memerlukan penambahan. Pendanaan khusus tidak ada,memanfaatkan anggaran yang ada di Puskesmas. Kepemimpinan kepala puskesmas berperan aktif dalam koordinasi, pembinaan, dan pengawasan pelaksanaan program. Sarana dan prasarana pelayanan secara umum memadai, namun masih diperlukan peningkatan pada beberapa fasilitas pendukung agar pelayanan menjadi lebih optimal.
The Free Health Check-Up Program (Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis/PKG) is one of the government's policies aimed at improving the health status of the community through early disease detection, prevention of risk factors, and increased access to quality healthcare services. The successful implementation of this program is influenced by various factors, including the readiness of human resources, the availability of medical equipment and medical consumables, funding, leadership, as well as facilities and infrastructure. This study aimed to analyze the implementation of the government policy on the Free Health Check-Up Program at Daik Public Health Center (UPTD Puskesmas Daik) in 2025. This study employed a qualitative research method with a descriptive-analytical design. The study involved eight informants selected using a purposive sampling technique. The findings indicated that the implementation of the Free Health Check-Up Program at Daik Public Health Center had been carried out reasonably well. The readiness of human resources was considered adequate and in accordance with the required competencies. The availability of medical equipment and medical consumables was generally sufficient, although several types of equipment and supplies still required additional provision. No specific funding was allocated for the program, as it utilized the existing budget of the Public Health Center. The Head of the Public Health Center played an active role in coordinating, supervising, and guiding the implementation of the program. The service facilities and infrastructure were generally adequate; however, improvements to several supporting facilities are still needed to optimize service delivery.