KTI

Implementasi Penerapan Terapi Reminiscence Pada Lansia Dengan Demensia Di Upt. Pelayanan Social Tresna Werdha Husnul Khotimah Pekanbaru

person Saskia Putri Melsa
calendar_today 2025
school D3 Keperawatan

Institutional Metadata

Student ID 22101036
Study Program D3 Keperawatan
Faculty Fakultas Keperawatan
Thesis Type KTI
Supervisor Ns.Donny Hendra,M.Kep
Upload Date 11 August 2026
Keywords
Demensia Asuhan Keperawatan Terapi Reminiscence

Abstract

Demensia adalah sindrom penurunan kognitif progresif yang ditandai dengan perubahan perilaku, kehilangan memori, disorientasi, dan kesulitan berkomunikasi serta mengambil keputusan. Di Indonesia, prevalensi demensia diperkirakan akan meningkat dari 1,89 juta kasus pada tahun 2030 menjadi 3,98 juta kasus pada tahun 2050. Lansia dengan demensia memerlukan perhatian dan perawatan khusus karena gangguan fungsi intelektual. Penelitian ini bertujuan untuk mampu melaksanakan iplementasai penerapan terapi reminiscence pada lansia dengan demensia. Desain penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan studi kasus, melibatkan satu lansia dengan demensia ringan hingga sedang sebagai subjek. Data akan dikumpulkan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, serta penggunaan instrumen Mini Mental State Examination (MMSE) dan Short Portable Mental Status Questionnaire (SPSMQ) untuk status pertumbuhannya kognitif Terapi reminiscence akan diberikan selama 5 hari, dengan durasi 15-20 menit. Studi kasus adalah penelitian yang dilakukan dengan melakukan pendekatan asuhan keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosa keperawatan, intervensi, implementasi, evaluasi dan dokumentasi keperawatan pada pasien demensia dilakukan pada tanggal 17 juni-21 juni 2025 di Upt.Pelayanan Sosial Tresna Werdha Husnul Khotimah pekanbaru. Hasil penelitian ini bedasarkan data subjektif dan objektif,penulis mendapatkan masalah keperawatan, kemudian penulis melakukan intervensi, serta implementasi dan setelah itu penulis melakukan evaluasi pada masalah keperawatan pada Tn.U yang diperoleh masalah gangguan memori teratasi, defisit perawatan diri teratasi dan resiko cidera teratasi.

Dementia is a progressive cognitive decline syndrome characterized by behavioral changes, memory loss, disorientation, and difficulty communicating and making decisions. In Indonesia, the prevalence of dementia is estimated to increase from 1.89 million cases in 2030 to 3.98 million cases in 2050. Elderly with dementia require special attention and care due to intellectual function impairment. This study aims to implement reminiscence therapy in elderly with dementia.This study uses a descriptive design with a case study approach, involving one elderly with mild to moderate dementia asthe subject. Data will be collected through interviews, observations, physical examinations, and the use of Mini Mental State Examination (MMSE) and Short Portable Mental Status Questionnaire (SPSMQ) instruments to assess cognitive status. Reminiscence therapy will be given for 5 days, with a duration of 15-20 minutes.The case study was conducted from June 17 to June 21, 2025, at Upt. Pelayanan Sosial Tresna Werdha Husnul Khotimah Pekanbaru. Based on subjective and objective data the author identified nursing problems, implemented interventions, and evaluated the nursing problems in patient Tn.U. The results showed that memory disturbance, self-care deficit, and risk of injury were resolved.

Available Document Assets

article
Abstract Ready for download
lock

Restricted Access

folder_zip
Chapter 1 Restricted to Registered Scholars
login Login to download

Research Snapshot

2025 • Fakultas Keperawatan

Implementasi Penerapan Terapi Reminiscence Pada Lansia Dengan Demensia Di Upt. Pelayanan Social Tresna Werdha Husnul Khotimah Pekanbaru

Saskia Putri Melsa
contact_support