Penerapan Active Cycle Breathing Technique (ACBT) Untuk Mengatasi Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif Di Ruang Dahlia RSUD Arifin Achmad provinsi Riau
Institutional Metadata
Abstract
Bersihan jalan tidak efektif adalah ketidakmampuan membersihkan sekret atau obstruksi jalan napas untuk mempertahankan jalan napas tetap paten (Tim Pokja SDKI DPP PPNI, 2016). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan Active Cycle Breathing Technique (ACBT) dalam mengatasi masalah keperawatan bersihan jalan napas tidak efektif pada pasien di ruang Dahlia RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau. Metode penelitian menggunakan pendekatan studi kasus dengan penerapan Active Cycle Breathing Technique (ACBT) dalam mengatasi masalah keperawatan bersihan jalan napas tidak efektif kepada 1 orang pasien yang memenuhi kriteria yang telah ditetapkan. Tindakan ACBT dilakukan satu kali sehari dengan durasi 12 menit, selama 4 hari rawatan pasien. Instrument yang digunakan Adalah lembar observasi yang disusun berdasarkan Standar Luaran Keperawatan Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbaikan pada bersihan jalan napas dan pola pernapasan pasien. Kemampuan batuk efektif meningkat dari skor 1 menjadi skor 4, produksi sputum dari skor 2 menjadi skor 3, serta ronkhi dari skor 2 menjadi skor 3, perbaikan pada dipsnea dan ortopnea dari skor 2 menjadi skor 4, serta frekuensi dan pola napas yang masing-masing meningkat dari skor 3 dan 2 menjadi skor 4. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penerapan ACBT memberikan perkembangan positif terhadap kemampuan pasien dalam membersihkan jalan napas dan memperbaiki kondisi pernapasan. Penerapan ACBT dapat dipertimbangkan sebagai salah satu intervensi keperawatan berbasis evidence pada pasien dengan bersihan jalan napas tidak efektif, terutama pada pasien yang mengalami retensi atau kesulitan mengeluarkan sputum.
Ineffective airway clearance is the inability to clear secretions or airway obstructions to maintain airway patency (Tim Pokja SDKI DPP PPNI, 2016). This study aimed to determine the application of the Active Cycle of Breathing Technique (ACBT) in addressing ineffective airway clearance in a patient in the Dahlia Ward of Arifin Achmad Regional General Hospital, Riau Province. This study employed a case study approach involving the application of the Active Cycle of Breathing Technique (ACBT) to address the nursing problem of ineffective airway clearance in one patient who met the predetermined criteria. The ACBT intervention was performed once daily for 12 minutes over four days of hospitalization. The instrument used was an observation sheet developed based on the Indonesian Nursing Outcome Standards. The results showed improvements in the patient's airway clearance and respiratory pattern. Effective coughing ability increased from a score of 1 to 4, sputum production from 2 to 3, and rhonchi from 2 to 3. Improvements were also observed in dyspnea and orthopnea, which increased from a score of 2 to 4, while respiratory rate and respiratory pattern improved from scores of 3 and 2, respectively, to a score of 4. These findings indicate that the application of ACBT had a positive effect on the patient's ability to clear the airway and improve respiratory function. The application of ACBT may be considered as an evidence-based nursing intervention for patients with ineffective airway clearance, particularly those experiencing sputum retention or difficulty in expectorating sputum.