Penerapan Akupresur Pada Titik P6 dan ST36 Pada Pasien Kanker Dengan Masalah Keperawatan Nausea Di Ruang Tulip RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau.
Quick Access
Institutional Metadata
Abstract
Mual dan muntah merupakan efek samping paling umum dan mengganggu pada pasien kanker yang menjalani kemoterapi. Mual muntah akibat kemoterapi dapat memicu anoreksia, ketidakseimbangan elektrolit, penurunan berat badan dan dehidrasi, serta dapat menurunkan kualitas hidup pasien kanker yang menjalani kemoterap. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas akupresur pada titik P6 dan ST36 dalam mengurangi mual dan muntah pada pasien kanker yang menjalani kemoterapi. Penelitian dilakukan di ruang Tulip RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau pada Juni 2025 dengan pendekatan pre-test dan post-test. Subjek pada penelitian ini yaitu pasien kanker yang menjalani kemoterapi. Desain penelitian menggunakan metode eksperimen dengan pemberian intervensi secara langsung kepada responden dalam waktu 3 hari berturut-turut dalam waktu ± 1-2 menit. pada satu orang pasien kanker yang menjalani kemoterapi. Hasil menunjukkan penurunan signifikan pada tingkat nausea berdasarkan Standar Luaran Keperawatan Indonesia (SLKI). Nilai rata-rata pre-test menunjukkan peningkatan keluhan mual sedangkan pada post-test keluhan mual mengalami penurunan. Skala mual berdasarkan Numeric Rating Scale (NRS) menunjukkan skor 4 (sedang) pada pre-test dan menurun menjadi skor 2 (ringan) pada post-test. Perasaan ingin muntah yang meningkat saat pre-test mengalami penurunan pada post-test. Nafsu makan yang menurun pada pre-test meningkat setelah intervensi dan kondisi pucat yang cukup memburuk pada pre-test tampak membaik pada post- test. Penelitian ini merekomendasikan agar intervensi ini dipertimbangkan sebagai bagian dari terapi komplementer yang dapat dilakukan secara mandiri maupun dengan bantuan tenaga kesehatan.
Nausea and vomiting are the most common and disturbing side effects in cancer patients undergoing chemotherapy. Nausea and vomiting due to chemotherapy can trigger anorexia, electrolyte imbalance, weight loss and dehydration, and can reduce the quality of life of cancer patients undergoing chemotherapy. This study aims to determine the effectiveness of acupressure at points P6 and ST36 in reducing nausea and vomiting in cancer patients undergoing chemotherapy. The study was conducted in Tulip room of Arifin Achmad Hospital Riau Province in June 2025 with pre-test and post-test approach. The subjects in this study were cancer patients undergoing chemotherapy. The research design used an experimental method by providing direct intervention to respondents within 3 consecutive days within ± 1-2 minutes. on one cancer patient undergoing chemotherapy. The results showed a significant decrease in the level of nausea based on the Indonesian Nursing Outcome Standards (SLKI). The mean value of the pre-test showed an increase in nausea complaints while in the post-test nausea complaints decreased. The nausea scale based on the Numeric Rating Scale (NRS) showed a score of 4 (moderate) in the pre-test and decreased to a score of 2 (mild) in the post-test. Feelings of vomiting that increased during the pre-test decreased in the post-test. Appetite which decreased in the pre-test increased after the intervention and pallor which was quite worsened in the pre-test seemed to improve in the post-test. This study recommends that this intervention be considered as part of complementary therapy that can be done independently or with the help of health workers.