Penerapan Aromaterapi Lemon Dan Peppermint Untuk Mengatasi Mual-Muntah Pada Anak Post Kemoterapi Di Ruangan Anggrek Non Infeksi RSUD Arifin Achmad Pekanbaru
Quick Access
Institutional Metadata
Abstract
Mual dan muntah merupakan efek samping kemoterapi yang sering terjadi baik segera atau tertunda setelah pemberian kemoterapi bahkan pasien juga kemungkinan dapat mengalami mual dan muntah antisipatif. Mual dan muntah yang tidak terkontrol dapat mengganggu pengobatan dan respons pasien secara keseluruhan dan menurunkan tingkat pemulihan pasien. Dikhawatirkan mual dan muntah akan mengganggu aktivitas sehari-hari pasien dan menyebabkan hilangnya nafsu makan, penurunan status gizi dan dehidrasi, serta ketidakseimbangan elektrolit, yang akan mempengaruhi kualitas hidup pasien kanker. Tindakan yang dapat dilakukan untuk mengurangi mual muntah pada pasien post kemoterapi adalah dengan pemberian aromaterapi lemon dan peppermint. Tujuan penulisan karya ilmiah akhir ners ini adalah untuk menerapkan Evidance Based Nursing (EBN) Aromaterapi Lemon dan Peppermint Untuk Menurunkan Mual-Muntah Kemoterapi Di Ruangan Anggrek Non Infeksi RSUD Arifin Achmad Pekanbaru. Metode yang digunakan dalam karya ilmiah ini adalah observasi langsung dengan alat ukur kuesioner Index For Neusea, Vomiting, And Rentching (INVR). Adapun jumlah pasien yang diberikan evidance based yaitu sebanyak 2 orang. Intervensi dilakukan selama 1 kali sehari selama 3 hari dengan durasi 15 menit. Berdasarkan proses keperawatan yang telah dilakukan oleh penulis selama 3 hari pada pasien anak mual muntah kemoterapi yang memiliki masalah keperawatan nausea, setelah diberikan implementasi aromaterapi lemon peppermint terjadi penurunan skor mual muntah pada An.M dan An.T. Diharapkan pada tempat pelaksanaan dapat digunakan sebagai bahan informasi dan wawasan untuk menerapkan pemberian aromaterapi lemon dan peppermint pada anak post kemoterapi.
Nausea and vomiting are side effects of chemotherapy that often occur either immediately or delayed after chemotherapy, and patients may also experience anticipatory nausea and vomiting. Uncontrolled nausea and vomiting can interfere with treatment and the patient's overall response and decrease the patient's recovery rate. It is feared that nausea and vomiting will disrupt the patient's daily activities and cause loss of appetite, decreased nutritional status and dehydration, as well as electrolyte imbalance, which will affect the quality of life of cancer patients. Actions that can be taken to reduce nausea and vomiting in post- chemotherapy patients are by administering lemon and peppermint aromatherapy. The aim of writing this final scientific paper for nurses is to apply Evidance Based Nursing (EBN) Lemon and Peppermint Aromatherapy to Reduce Chemotherapy Nausea and Vomiting in the Non-Infectious Orchid Room at Arifin Achmad Hospital Pekanbaru. The method used in this scientific work is direct observation using the Index For Neusea, Vomiting, And Rentching (INVR) questionnaire measuring instrument. The number of patients given evidence based was 2 people. The intervention was carried out once a day for 3 days with a duration of 15 minutes. Based on the nursing process carried out by the author for 3 days in pediatric patients with chemotherapy nausea and vomiting who had nausea nursing problems, after being given the implementation of lemon peppermint aromatherapy, there was a decrease in nausea and vomiting scores in An.M and An.T. It is hoped that the implementation site can be used as information and insight to apply lemon and peppermint aromatherapy to post-chemotherapy children.