PENERAPAN ASUHAN KEPERAWATAN BERBASIS DIGITAL PADA PASIEN TUBERKULOSIS DENGAN RESIKO PENULARAN INFEKSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PAYUNG SEKAKI
Institutional Metadata
Abstract
Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit infeksi menular yang dapat menyebar melalui percikan droplet ketika penderita batuk, bersin, atau berbicara. Risiko penularan dapat meningkat apabila pasien dan keluarga belum memahami cara pencegahan penularan dengan baik. Karya Tulis Ilmiah ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan asuhan keperawatan berbasis digital pada pasien tuberkulosis dengan risiko penularan infeksi di wilayah kerja Puskesmas Payung Sekaki. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan yang meliputi pengkajian, penetapan diagnosis keperawatan, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi. Intervensi keperawatan diberikan melalui edukasi berbasis digital menggunakan media website yang berisi informasi mengenai penyakit TB, penggunaan masker, etika batuk, menjaga ventilasi rumah, menjaga kebersihan lingkungan, serta upaya pencegahan penularan. Hasil penerapan menunjukkan bahwa sebelum diberikan edukasi, pasien dan keluarga masih memiliki keterbatasan pengetahuan mengenai pencegahan penularan TB. Setelah diberikan edukasi berbasis digital, pasien mampu memahami dan menjelaskan kembali informasi yang diberikan serta mulai menerapkan perilaku pencegahan penularan dalam kehidupan sehari-hari. Penerapan asuhan keperawatan berbasis digital dapat membantu meningkatkan pengetahuan pasien dan keluarga serta mendukung kepatuhan terhadap perilaku pencegahan penularan TB. Dengan demikian, edukasi berbasis digital dapat digunakan sebagai salah satu alternatif media dalam pemberian pendidikan kesehatan pada pasien tuberkulosis dan keluarganya.
Tuberculosis (TB) is a contagious infectious disease that can spread through droplets when an infected person coughs, sneezes, or speaks. The risk of transmission may increase if patients and their families do not fully understand how to prevent the spread of the disease. This scientific paper aims to describe the implementation of digital-based nursing care for tuberculosis patients at risk of transmitting the infection within the service area of the Payung Sekaki Community Health Center. The method used was a case study employing a nursing care approach that included assessment, nursing diagnosis, planning, implementation, and evaluation. Data collection was conducted through interviews, observations, physical examinations, and documentation. Nursing interventions were provided through digital-based education using a website containing information on tuberculosis, mask usage, cough etiquette, maintaining home ventilation, maintaining environmental hygiene, and efforts to prevent transmission. The results showed that before receiving education, patients and their families still had limited knowledge regarding the prevention of TB transmission. After receiving digital-based education, patients were able to understand and restate the information provided and began to apply transmission prevention behaviors in their daily lives. The implementation of digital-based nursing care can help improve the knowledge of patients and their families and support adherence to preventive behaviors.