Skripsi (S1)

Penerapan Pemberian Madu Untuk Menurunkan Frekuensi Diare Pada Balita Di Puskesmas Simpang Tiga Pekanbaru

person Firda Rismawati, S. Kep
calendar_today 2024
school Profesi Ners

Institutional Metadata

Student ID 23501026
Study Program
Profesi Ners
Faculty Fakultas Keperawatan
Thesis Type Skripsi (S1)
Supervisor Ns. Dini Maulinda, M.Kep
Upload Date 05 October 2026
Keywords
Balita Diare Madu

Abstract

Diare dapat merugikan kesehatan balita, banyak dampak akibat diare diantaranya adalah terjadinya dehidrasi, ketidakseimbangan asam dan basa, hipoglikemia, hipokalemia, masalah status gizi, dan masalah sirkulasi. Berdasarkan hal tersebut, untuk meminimalisir dampak negatif maka diare harus ditangani dengan benar. Salah satu cara penanganan yang mudah dilakukan dan didapatkan terhadap balita yang mengalami diare ialah dengan cara pemberian madu. Tujuannya ialah untuk menerapkan pengaruh pemberian madu untuk menurunkan frekuensi diare pada balita. Dengan metode observasional deskriftif desain penelitian studi kasus dengan jumlah pasien dua orang. Intervensi pemberian madu dilakukan sebanyak 3 hari dengan pemberian madu 2 kali sehari. Alat ukur yang digunakan yaitu dengan melihat frekuensi diare pada balita. Hasil yang didapatkan setelah dilakukan intervensi pemberian madu selama 3 hari frekuensi diare pada balita mengalami penurunan. Ini membuktikan bahwa kandungan yang terdapat dalam madu yaitu prebiotic yang dapat mengatasi diare, meminimalkan patogen dan menurunkan frekuensi diare pada balita.

Diarrhea can be detrimental to the health of toddlers, there are many impacts due to diarrhea including dehydration, acid and base imbalance, hypoglycemia, hypokalemia, nutritional status problems, and circulation problems. Based on this, to minimize negative impacts, diarrhea must be treated properly. One method of treatment that is easy to do and can be found for toddlers who experience diarrhea is by giving honey. The aim is to apply the effect of giving honey to reduce the frequency of diarrhea in toddlers. Using a descriptive observational method, a case study research design with two patients. The honey intervention was carried out for 3 days by giving honey 2 times a day. The measuring tool used is to look at the frequency of diarrhea in toddlers. The results obtained after the intervention of giving honey for 3 days decreased the frequency of diarrhea in toddlers. This proves that the content contained in honey is a prebiotic which can treat diarrhea, minimize pathogens and reduce the frequency of diarrhea in toddlers.

Available Document Assets

article
Abstract Ready for download

Research Snapshot

2024 • Fakultas Keperawatan

Penerapan Pemberian Madu Untuk Menurunkan Frekuensi Diare Pada Balita Di Puskesmas Simpang Tiga Pekanbaru

Firda Rismawati, S. Kep
contact_support