Penerapan Pemberian Minyak Zaitun Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Dengan Risiko Gangguan Integritas Kulit Di Ruangan Hemodialisa RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau
Quick Access
Institutional Metadata
Abstract
Penyakit ginjal kronik (PGK) menyebabkan gangguan sistemik, termasuk masalah integritas kulit seperti kulit kering, bersisik, dan gatal, yang umum dialami oleh pasien hemodialisis. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang digunakan adalah pemberian minyak zaitun sebagai pelembap alami untuk membantu mengurangi pruritus dan memperbaiki kondisi kulit. Penerapan ini bertujuan untuk mengevaluasi pemberian minyak zaitun pada pasien gagal ginjal kronik dengan risiko gangguan integritas kulit di Ruang Hemodialisa RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau. Penerapan dilakukan menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan Evidence- Based Nursing (EBN) kepada 5 pasien. Intervensi dilakukan dua kali, 1 kali per hari selama 5 menit. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner Pruritus Severity Scale (PSS) 12 item sebelum dan sesudah intervensi. Hasil menunjukkan penurunan skala pruritus yang signifikan dan peningkatan kondisi kulit setelah pemberian minyak zaitun. Penerapan terapi ini terbukti efektif sebagai intervensi keperawatan komplementer dalam mengurangi risiko gangguan integritas kulit pada pasien PGK yang menjalani hemodialisis.
Chronic kidney disease (CKD) leads to various systemic complications, including impaired skin integrity characterized by dryness, scaling, and pruritus, which are common in hemodialysis patients. One non pharmacological intervention to address these issues is the application of olive oil as a natural moisturizer to reduce itching and improve skin condition. This study aimed to evaluate the use of olive oil in CKD patients at risk of skin integrity impairment in the Hemodialysis Unit of RSUD Arifin Achmad, Riau Province. A case study method with an Evidence-Based Nursing (EBN) approach was applied to 5 patients. The intervention was conducted twice, 1 daily for 5 minutes. Evaluation was performed using the 12-item Pruritus Severity Scale (PSS) questionnaire before and after the intervention. Results showed a significant reduction in pruritus scores and improved skin condition following olive oil application. This intervention proved effective as a complementary nursing strategy to reduce the risk of skin integrity disorders in CKD patients undergoing hemodialysis.