Penerapan Penerapan menghisap es batu untuk mengurangi rasa haul pasien CKD on HD dengan Hipervolemia di ruangan Mawar RSUD Arifin Achmad
Quick Access
Institutional Metadata
Abstract
Pasien dengan Chronic Kidney Disease (CKD) yang menjalani hemodialisis (HD) mengalami pembatasan asupan cairan yang menyebabkan rasa haus berlebihan, mulut kering, dan ketidaknyamanan. Hipervolemia merupakan salah satu masalah keperawatan yang umum dialami. Salah satu upaya nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk mengurangi rasa haus adalah terapi menghisap es batu. Penerapan ini bertujuan untuk menjelaskan terapi menghisap es batu untuk mengurangi rasa haus pada pasien CKD on HD dengan masalah keperawatan hipervolemia di Ruang Mawar RSUD Arifin Achmad Pekanbaru. Penerapan menggunakan pendekatan studi kasus deskriptif pada dua pasien CKD on HD. Intervensi dilakukan selama dua hari berturut-turut dengan durasi masing-masing lima menit per hari. Indikator keberhasilan status cairan dengan ekspektasi meningkat dengan kriteria hasil edema menurun, dehidrasi menurun, membran mukosa membaik. Penilaian intensitas rasa haus dilakukan menggunakan instrumen Visual Analogue Scale (VAS), serta observasi pitting edema dan kondisi membran mukosa. Setelah diberikan terapi menghisap es batu, kedua pasien menunjukkan penurunan intensitas rasa haus (skor VAS pasien 1 dari 7 menjadi 3, dan pasien 2 dari 9 menjadi 4), penurunan edema dari derajat 2 menjadi derajat 1, serta perbaikan kondisi membran mukosa dari kering menjadi lembab Penerapan terapi menghisap es batu terbukti efektif dalam menurunkan rasa haus, memperbaiki keseimbangan cairan tubuh, dan mengurangi gejala hipervolemia pada pasien CKD yang menjalani hemodialisis.
Objective: To describe the implementation of ice cube sucking therapy in reducing thirst among CKD patients on HD with hypervolemia nursing problems in the Mawar Ward of Arifin Achmad General Hospital, Pekanbaru.Methods: This study used a descriptive case study approach involving two CKD patients on HD. The intervention was carried out over two consecutive days, with each session lasting five minutes. Thirst intensity was assessed using the Visual Analogue Scale (VAS), along with observations of pitting edema and the condition of the mucous membranes.Results: After the implementation of ice cube sucking therapy, both patients showed a decrease in thirst intensity (VAS score decreased from 7 to 3 in patient 1, and from 9 to 4 in patient 2), reduced edema from grade 2 to grade 1, and improved mucous membrane condition from dry to moist.Conclusion: The application of ice cube sucking therapy has proven effective in reducing thirst, improving fluid balance, and alleviating hypervolemia symptoms in CKD patients undergoing hemodialysis.