Penerapan Pursed Lip Breathing Terhadap Dispnea Pada Pasien Cronic Kidney Disease (CKD) Di Ruangan Hemodialisis RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau
Quick Access
Institutional Metadata
Abstract
Prevalensi kejadian Cronic Kidney Disease (CKD) di Indonesia semakin bertambah. Menurut hasil Riset Kesehatan Dasar tahun 2018,di Indonesia sebesar 0,38% atau sebanyak 713.783 jiwa. Penurunan fungsi ginjal dapat menyebabkan edema paru atau penumpukan cairan di alveoli yang menyebabkan terjadinya dispnea. Penatalaksanaan pada penderita dispnea dapat dilakukan dengan penangananan nonfarmakologis pemberian teknik relaksasi pernapasan pursed lip breathing yaitu merupakan latihan yang bertujuan untuk mengatur frekuensi dan pola pernafasan sehingga bernafas lebih efektif dan mengurangi sesak nafas. Tujuan Karya Ilmiah Akhir Ners ini untuk menganalisis intervensi penerapan Pursed Lip Breathing pada pasien Cronic Kidney Disease (CKD) untuk menurunkan dipsnea. Pelaksanaan intervensi ini dilakukan kepada 2 pasien dengan memberikan Pursed Lip Breathing selama 5 kali, dengan jeda 2 detik setiap 1 kali nafas. latihan ini dilakukan dua kali sehari selama 2 hari. Sebelum diberikan teknik Pursed Lip Breathing skala dipsnea pasien diukur dengan modified borg scale. Pengukuran ini dilakukan 1 menit sebelum tindakan dan dievaluasi setelah 15 menit setelah intervensi diberikan. Hasil intervensi ini menunjukkan terjadinya penurunan dispnea pada kedua pasien dengan pre test rata-rata skala dispnea 3 (sesak sedang), dan pos test rata-rata skala dispnea 1 (sedikit sesak). Pursed Lip Breathing dapat dijadikan sebagai alternatif tindakan dalam penurunan dispnea pada pasien Cronic Kidney Disease (CKD) di ruang Hemodialisis RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau.
The prevalence of Cronic Kidney Disease (CKD) in Indonesia is increasing. According to the results of Basic Health Research in 2018, in Indonesia it is 0.38% or as many as 713,783 people. Decreased kidney function can cause pulmonary edema or fluid buildup in the alveoli leading to dyspnea. Management in dyspnea patients can be done by non-pharmacological treatment of the provision of pursed lip breathing relaxation techniques, which is an exercise that aims to regulate breathing frequency and patterns so that breathing is more effective and reduces shortness of breath. The purpose of this Final Scientific Nurse Paper is to analyze the intervention of the application of Pursed Lip Breathing in Cronic Kidney Disease (CKD) patients to reduce dipsnea. The implementation of this intervention was carried out to 2 patients by giving Pursed Lip Breathing for 5 times, with a 2-second pause every 1 breath. This exercise is carried out twice a day for 2 days. Before being given the Pursed Lip Breathing technique, the patient's dipsnea scale was measured with a modified borg scale. These measurements were made 1 minute before the action and evaluated after 15 minutes after the intervention was given. The results of this intervention showed a decrease in dyspnea in both patients with an average pre-test of dyspnea scale 3 (moderate tightness), and a post-test of an average dyspnea scale 1 (slightly tight). Pursed Lip Breathing can be used as an alternative action in reducing dyspnea in Cronic Kidney Disease (CKD) patients in the Hemodialysis room of Arifin Achmad Hospital, Riau Province.