Penerapan Terapi Murottal Al – Qur’an Untuk Mengatasi Nyeri Pasien Post Operasi Orif Ruangan Dahlia RSUD Arifin Achmad Pekanbaru
Quick Access
Institutional Metadata
Abstract
Fraktur merupakan kondisi terputusnya kontinuitas tulang secara sebagian atau seluruhnya akibat tekanan yang melebihi kekuatan tulang. Nyeri pascaoperasi merupakan masalah umum pada pasien fraktur setelah tindakan pembedahan, seperti operasi Open Reduction and Internal Fixation (ORIF), yang dapat berdampak pada kondisi fisiologis dan menghambat proses penyembuhan. Salah satu dampak fisiologis nyeri adalah peningkatan hormon stres yang menyebabkan hiperglikemia, takikardia, hipertensi, dan gangguan respon imun. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan terapi Murottal Al- Qur'an terhadap penurunan nyeri akut pada pasien post operasi ORIF di Ruang Dahlia RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara skala nyeri, dan pemeriksaan fisik langsung pada dua orang partisipan. Intervensi yang diberikan berupa terapi Murottal Al- Qur'an selama 15 menit setiap hari selama tiga hari berturut-turut. Hasil menunjukkan adanya penurunan skala nyeri pada studi kasus I dari skala nyeri 5 (nyeri sedang) menjadi skala nyeri 2 (nyeri ringan), dan pada studi kasus 2 dari skala nyeri 6 (nyeri sedang) menjadi skala nyeri 3 (nyeri ringan). Peneliti juga menggunakan instrumen berupa assement nyeri pada pengukuran Numeric Rating Scale (NRS) Hasil ini menunjukkan bahwa terapi Murottal Al-Qur'an efektif sebagai metode nonfarmakologis dalam menurunkan nyeri pascaoperasi ORIF Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi referensi bagi institusi pendidikan dan fasilitas pelayanan kesehatan dalam meningkatkan asuhan keperawatan, khususnya dalam pemanfaatan terapi alternatif untuk manajemen nyeri.
Fractures are conditions where the continuity of the bone is partially or completely disrupted due to pressure that exceeds the bone’s strength. Postoperative pain is a common problem in patients with fractures after surgical procedures such as ORIF (Open Reduction and Internal Fixation), which can affect physiological conditions and hinder the healing process. One of the physiological impacts of pain is an increase in stress hormones, which can lead to hyperglycemia, tachycardia, hypertension, and impaired immune response.This study aims to evaluate the application of Murottal Al-Qur’an therapy in reducing acute pain in post-ORIF surgery patients in the Dahlia Ward of Arifin Achmad Regional General Hospital, Provinsi Riau. The method used is a case study with data collection techniques including observation, pain scale interviews, and direct physical examination of two participants. The intervention given was Murottal Al-Qur’an therapy for 15 minutes daily for three consecutive days. The results showed a decrease in pain scale in case study 1 from a pain score of 5 (moderate pain) to 2 (mild pain), and in case study 2 from a pain score of 6 (moderate pain) to 3 (mild pain). The researcher also used a pain assessment instrument in the form of the Numeric Rating Scale (NRS). These results indicate that Murottal Al-Qur’an therapy is effective as a non-pharmacological method in reducing postoperative pain in ORIF patients. It is hoped that the results of this study can serve as a reference for educational institutions and healthcare facilities in improving nursing care, particularly in utilizing alternative therapies for pain management.