Skripsi (S1)

Penerapan Terapi Okupasi Menggambar Terhadap Perubahan Tingkat Halusinasi Di Ruangan Indragiri Rumah Sakit Jiwa Tampan Provinsi Riau.

person Olivia Efrialis, S. Kep
calendar_today 2024
school Profesi Ners

Institutional Metadata

Student ID 23501064
Study Program
Profesi Ners
Faculty Fakultas Keperawatan
Thesis Type Skripsi (S1)
Supervisor Ns. Yureya Nita, M.Kep
Upload Date 05 October 2026
Keywords
Gangguan Presepsi Sensori : Halusinasi Terapi Menggambar

Abstract

Halusinasi merupakan salah satu dari gangguan jiwa dimana seseorang tidak mampu membedakan antara kehidupan nyata dengan kehidupan palsu. Salah satu terapi yang dapat digunakan untuk mengurangi kecemasan pada pasien dengan halusinasi adalah terapi menggambar. Terapi menggambar adalah bentuk psikoterapi yang menggunakan media seni untuk berkomunikasi , media seni dapat berupa pensil, pensil warna dan kertas. Tujuan Karya Ilimiah Akhir Ners (KIAN) ini adalah Untuk memberikan gambaran tentang Penerapan terapi okupasi menggambar terhadap pasien halusinasi. Pelaksanaan intervensi di lakukan pada tanggan 15 Mei 2024 - 17 Mei 2024 di Ruangan Indragiri Rumah Sakit Jiwa Tampan Provinsi Riau pada 2 pasien dengan menggambar sesuai keinginan dan isi hati pasien yang dilakukan selama 3 hari. Hasil intervensi ini menunjukan bahwa terdapat perubahan tanda gejala halusinasi yang rata-rata presentase sebelum penerapan adalah 68.17% dan rata-rata sesudah penerapan adalah 22.72%. Terapi menggambar dapat dijadikan sebagai alternative mengontrol halusinasi pada pasien dengan gangguan presepsi sensori : Halusinasi pendengaran.

Hallucinations are a type of mental disorder where a person is unable to differentiate between real life and fake life. One therapy that can be used to reduce anxiety in patients with hallucinations is drawing therapy. Drawing therapy is a form of psychotherapy that uses art media to communicate, art media can be pencils, colored pencils and paper. The aim of this Final Scientific Work for Nurses (KIAN) is to provide an overview of the application of occupational therapy drawing to patients with hallucinations. The intervention was carried out 15 Mei 2024 - 17 Mei 2024 in the Indragiri Room at the Tampan Mental Hospital, Riau Province on 2 patients by drawing according to the patient's wishes and heart's content which was carried out for 3 days. The results of this intervention showed that there was a which explains that the patient experienced mild hallucinations and there was a change in the signs of hallucinatory symptoms, the average percentage before implementation was 68.17% and the average after implementation was 22.72%. Drawing therapy can be used as an alternative to control hallucinations in patients with sensory perception disorders: Auditory hallucinations.

Available Document Assets

article
Abstract Ready for download

Research Snapshot

2024 • Fakultas Keperawatan

Penerapan Terapi Okupasi Menggambar Terhadap Perubahan Tingkat Halusinasi Di Ruangan Indragiri Rumah Sakit Jiwa Tampan Provinsi Riau.

Olivia Efrialis, S. Kep
contact_support