Pengaruh Kelas Edukasi Terhadap Pengetahuan dan Sikap Remaja Tentang Seks Bebas Di SMPN 13 Kota Pekanbaru
Quick Access
Institutional Metadata
Abstract
Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap berbagai pengaruh negatif, termasuk perilaku seks bebas yang dapat berdampak buruk secara psikologis, sosial, dan fisik. Rendahnya tingkat pengetahuan dan sikap yang kurang tepat menjadi faktor yang memengaruhi meningkatnya perilaku tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelaksanaan kelas edukasi terhadap pengetahuan dan sikap remaja tentang seks bebas di SMPN 13 Kota Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimen dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sebanyak 40 siswa kelas VIII dipilih sebagai sampel menggunakan teknik simple random sampling. Intervensi dilakukan dalam bentuk kelas edukasi melalui media presentasi dan video animasi yang disampaikan dalam dua sesi. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan dengan nilai p-value = 0,001 (p < 0,05) dan peningkatan sikap yang signifikan dengan nilai p-value = 0,001 (p < 0,05). Dengan demikian, pelaksanaan kelas edukasi terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan membentuk sikap remaja terhadap pencegahan perilaku seks bebas.
Adolescents are a vulnerable age group prone to various negative influences, including premarital sexual behavior, which can result in psychological, social, and physical consequences. Low levels of knowledge and inappropriate attitudes are contributing factors to this issue. This study aims to determine the effect of educational classes on adolescents’ knowledge and attitudes toward premarital sex at SMPN 13 Pekanbaru. The research used a pre-experimental design with a one-group pretest-posttest approach. A total of 40 eighth-grade students were selected using simple random sampling. The intervention was conducted through educational classes using PowerPoint presentations and animated videos in two sessions. The Wilcoxon test showed a significant increase in knowledge with a p-value = 0.000 (p < 0.05) and a significant improvement in attitude with a p-value = 0.000 (p < 0.05). Thus, educational classes are proven to be effective in increasing adolescents’ knowledge and shaping positive attitudes toward the prevention of premarital sexual behavior.