Skripsi (S1)

Pengaruh Kompres Hangat Terhadap Nyeri Menstruasi (Dismeore) Pada Remaja Putri Di MA Diniyah Puteri Kota Pekanbaru Tahun 2024

person Chicah Rahmadani Putri
calendar_today 2024
school S1 Kebidanan

Institutional Metadata

Student ID 23611056
Study Program
S1 Kebidanan
Faculty Fakultas Kebidanan
Thesis Type Skripsi (S1)
Supervisor Yessi Azwar., SST., M. Kes
Upload Date 22 September 2026
Keywords
Dismenore Nyeri Menstruasi Kompres Hangat Remaja Putri

Abstract

Dismenore adalah nyeri yang terjadi pada saat menstruasi dan ini dapat mengganggu produktivitas sehari-hari. angka kejadian dismenorea pada wanita berumur 19 tahun sebanyak 72.425, Prevalensi dismenorea di Indonesia sebesar 107.673 jiwa (64,25%), yang terdiri dari 59.671 jiwa (54,89%) mengalami dismenorea primer dan 9.496 jiwa (9,36%) mengalami dismenorea sekunder. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan Desain rancangan penelitian quasi eksperimen (one group pretest-posttest design). Metode analisis statistik yang digunakan adalah Uji Wilcoxon Rank Test.Uji Wilcoxon Rank Test merupakan uji nonparametik untuk melihat adanya perbedaan antara 2 variabel yang berpasangan dan data yang digunakan berbentuk ordinal. berdasarkan frekuensi skala nyeri sebelum pemberian kompres hangat, sebagian besar rata-rata freskuensi skala nyeri Dismenore yaitu nyeri ringan (1-3) sebanyak 50% dan sesudah pemberian kompres hangat frekuensi skala nyeri dismenore yaitu di skala tidak nyeri (0) yaitu sebanyak 50%.Hasil analisa pengaruh pemberian kompres hangat terhadap penurunan nyeri menstruasi (dismenore) pada remaja putri didapatkan bahwa uji wilcoxon Signed Rank Test menggunakan program SPSS dengan nilai Z sebesar -4.146 dengan p-value 0,000 (p0,05) yang berarti ada pengaruh pemberian kompres hangat terhadap penurunan nyeri Menstruasi (Dismenore) putri di MA Diniyah Puteri Kota Pekanbaru.Hasil penelitian ini sejalan dengan Menurut penelitian (Rebecca Mutia et.al 2019) menyatakan bahwa Prevalensi penderita dismenore di Indonesia adalah sebesar 64,5% dengan kasus terbanyak ditemukan pada usia 17-24 tahun yang mengatakan bahwa 60% sampai 93% kasus nyeri haid ditemukan pada usia remaja. Perempuan dengan siklus menstruasi abnormal 14,880 kali berisiko mengalami dismenore primer. Hal ini diakibatkan oleh sejumlah hormon yang dihasilkan oleh tubuh. Hal ini sesuai dengan pendapat WHO dalam (Ageng Septa Rini et.al 2023) yang menyatakan bahwa angka kejadian dismenore pada remaja putri di dunia sangat besar, rata-rata lebih dari 50% perempuan mengalami dismenore primer

Dismenorea is pain that occurs during menstruation and this can interfere with daily productivity. the incidence of Dismenorea in women aged 19 years is 72,425, the prevalence of dysmenorrhea in Indonesia is 107,673 people (64.25%), consisting of 59,671 people (54.89%) experiencing primary Dismenorea and 9,496 people (9.36%) experiencing secondary Dismenorea. This study is a type of quantitative research with a quasi-experimental research design (one group pretest-posttest design). The sampling technique used in this study is purposive sampling. The statistical analysis method used is the Wilcoxon Rank Test. The Wilcoxon Rank Test is a nonparametric test to see the difference between 2 paired variables and the data used is ordinal. based on the frequency of pain scale before giving warm compresses, most of the average frequency of Dismenorea pain scale is mild pain (1-3) as much as 50% and after giving warm compresses the frequency of Dismenorea pain scale is on the scale of no pain (0) as much as 50%. The results of the analysis of the effect of giving warm compresses on reducing menstrual pain (Dismenorea) in adolescent girls showed that the Wilcoxon Signed Rank Test using the SPSS program with a Z value of -4.146 with a p-value of 0.000 (p0.05) which means that there is an effect of giving warm compresses on reducing menstrual pain (Dismenorea) in girls at MA Diniyah Puteri Pekanbaru City. The results of this study are in line with According to research (Rebecca Mutia et.al 2019) states that the prevalence of Dismenorea sufferers in Indonesia is 64.5% with the most cases found at the age of 17-24 years which says that 60% to 93% of menstrual pain cases are found in adolescence. Women with abnormal menstrual cycles are 14,880 times at risk of experiencing primary Dismenorea. This is caused by a number of hormones produced by the body. This is in accordance with the opinion of WHO in (Ageng Septa Rini et.al 2023) which states that the incidence of Dismenorea in adolescent girls in the world is very large, on average more than 50% of women experience primary Dismenorea

Available Document Assets

article
Abstract Ready for download

Research Snapshot

2024 • Fakultas Kebidanan

Pengaruh Kompres Hangat Terhadap Nyeri Menstruasi (Dismeore) Pada Remaja Putri Di MA Diniyah Puteri Kota Pekanbaru Tahun 2024

Chicah Rahmadani Putri
contact_support