Pengaruh Media Audiovisual Terhadap Pengeatahuan dan Sikap Remaja Tentang Infeksi Menular Seksual Di SMK Negeri 1 Pekanbaru Tahun 2024
Quick Access
Institutional Metadata
Abstract
Latarbelakang: Infeksi Menular Seksual (IMS) merupakan infeksi yang dapat ditularkan melalui kontak seksual antara individu. Pertumbuhan serta perkembangan fisik remaja disertai dengan pematangan seksual dan seringkali mengarah ke hubungan intim. Perilaku seksual pranikah pada masa remaja merupakan faktor risiko tinggi terhadap infeksi menular seksual (IMS). WHO menyebutkan bahwa lebih dari 1 juta IMS diperoleh setiap hari. Salah satu upaya pencegahann IMS pada remaja adalah dengan memberikan Pendidikan kesehatan mengenai IMS. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media audiovisual terhadap pengetahuan dan sikap remaja tentang infeksi menular seksual. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekan pre- eksperimental dengan one group pre-test post-test design. Populasi kelompok ini berjumlah 349 orang. Sampel diambil menggunakan teknik non-probability sampling dengan sampling systematic berjumlah 78 orang. Analisis menggunakan uji paired t-test. Hasil: Hasil penelitian menunujukkan bahwa nilai rata-rata pengetahuan mengalami peningkatan yaitu 76.75 menjadi 94.58 dengan nilai p value 0,000 < 0.05. Sedangkan nilai rata-rata sikap mengalamai peningkatan setelah diberikan intervensi yaitu 54.48 menjadi 89.93 58 dengan nilai p value 0,000 < 0.05. Kesimpulan: Ada pengaruh media audiovisual terhadap pengetahuan dan sikap remaja tentang infeksi menular seksual di SMK Negeri 1 Kota Pekanbaru tahun 2024.
Background: Sexually Transmitted Infections (STIs) are infections that can be transmitted through sexual contact between individuals. Adolescents' physical growth and development is accompanied by sexual maturation and often leads to intimate relationships. Premarital sexual behavior during adolescence is a highrisk factor for sexually transmitted infections (STIs). WHO states that more than 1 million STIs are contracted every day. One effort to prevent STIs in teenagers is to provide health education about STIs. Objective: This study aims to determine the effect of audiovisual media on teenagers' knowledge and attitudes about sexually transmitted infections. Method: This research uses a pre- experimental approach with a one group pre-test post-test design. The population of this group is 349 people. Samples were taken using a non-probability sampling technique with systematic sampling totaling 78 people. Analysis uses paired t-test. Results: The research results show that the average knowledge value has increased, namely 76.75 to 94.58 with a p value of 0.000 < 0.05. Meanwhile, the average attitude value experienced an increase after being given the intervention, namely 54.48 to 89.93 58 with a p value of 0.000 < 0.05. Conclusion: There is an influence of audiovisual media on teenagers' knowledge and attitudes about sexually transmitted infections at SMK Negeri 1 Pekanbaru City in 2024.