Pengaruh Media Audiovisual Terhadap Pengetahuan Tentang Bullying Pada Siswa-siswi Di Sekolah Dasar Negeri 169 Pekanbaru
Quick Access
Institutional Metadata
Abstract
Salah satu fenomena yang menyita perhatian didunia pendidikan zaman sekarang adalah kekerasan seperti perundungan/bullying disekolah, baik yang dilakukan oleh guru terhadap siswa, maupun oleh siswa terhadap siswa lainnya. Salah satu cara untuk mencegah terjadinya bullying adalah dengan meningkatkan pengetahuan siswa tentang bullying. Media audiovisual dapat menyampaikan informasi lebih nyata melalui gambar bergerak dan suara dengan memanfaatkan indera pendengaran dan penglihatan, semakin banyak indra yang digunakan untuk merekam informasi, semakin besar kemungkinan memahami maksud informasi yang disampaikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media audiovisual terhadap pengetahuan tentang bullying pada siswa-siswi di sekolah dasar negeri 169 Pekanbaru. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain Quasy Experiment Design one group pre test and post test. Populasi penelitian ini adalah siswa-siswa kelas V sekolah dasar negeri 169 Pekanbaru, dengan jumlah sampel sebanyak 54 siswa. Teknik pengambilan sampel adalah systematic random sampling. Analisa data yang digunakan adalah Analisa univariat dan bivariat dengan menggunakan uji T-test. Hasil penelitian ini menunjukkan rerata pengetahuan sebelum diberikan media audiovisual tentang bullying sebesar 55.41 sedangkan rerata pengetahuan sesudah diberikan media audiovisual tentang bullying sebesar 89.52. Berdasarkan hasil uji statistik didapatkan nilai P Value= 0.000 <0.05 yang artinya Ho ditolak dan Ha diterima sehingga dapat disimpulkan terdapat pengaruh media audiovisual terhadap pengetahuan tentang bullying pada siswa-siswi di sekolah dasar negeri 169 Pekanbaru. Diharapkan media audiovisual dapat menjadi referensi bagi pihak sekolah untuk memberikan pendidikan kesehatan agar pengetahuan siswa bertambah sehingga dapat mencegah dan timbul kesadaran dalam merubah perilaku bullying.
One of the phenomena that draws attention in the world of education today is violence such as bullying at school, either by teachers against students, or by students against other students. One way to prevent bullying is to increase students' knowledge about bullying. Audiovisual media can convey information more realistically through moving images and sound by utilizing the senses of hearing and vision, the more senses used to record information, the greater the possibility of understanding the meaning of the information. The purpose of this study was to determine the effect of audiovisual media on knowledge about bullying in students at public elementary school 169 Pekanbaru.This type of research is quantitative with Quasy Experiment Design one group pre test and post test. The population of this research is fifth grade students of elementary school 169 Pekanbaru, with a sample size of 54 students. The sampling technique is systematic random sampling. Data analysis used was univariate and bivariate analysis using T-test. The results of this study showed the mean knowledge before being given audiovisual media about bullying was 55.41 while the mean knowledge after being given audiovisual media about bullying was 89.52. Based on the results of statistical tests obtained P-Value = 0.000 <0.05 which means Ho is rejected and Ha is accepted so it can be concluded that there is an effect of audiovisual media on knowledge about bullying in students at public elementary school 169 Pekanbaru. It is expected that audiovisual media can be a reference for schools to provide health education so that the knowledge of knowledge so that students can prevent and raise awareness in changing bullying behavior.