Skripsi (S1)

Pengaruh Pendidikan Kesehatan Melalui Audiovisual Terhadap Pengetahuan Remaja Tentang Kesehatan Mental di SMAN 02 Pekanbaru.

person Dwi riska amiroh
calendar_today 2025
school S1 Keperawatan

Institutional Metadata

Student ID 21301111
Study Program
S1 Keperawatan
Faculty Fakultas Keperawatan
Thesis Type Skripsi (S1)
Supervisor Ns. Rina Herniyanti, M.Kep
Upload Date 04 September 2026
Keywords
Pendidikan Kesehatan Audiovisual Pengetahuan Remaja Kesehatan Mental Intervensi Pendidikan.

Abstract

Permasalahan kesehatan mental pada remaja Indonesia terus meningkat, dengan prevalensi gangguan kecemasan mencapai 42,9% dan gangguan perilaku 20,1% (UNICEF, 2024). Survei I-NAHMS (2022) menunjukkan bahwa 1 dari 3 remaja mengalami masalah kesehatan mental, salah satunya disebabkan oleh kurangnya pengetahuan. Studi pendahuluan di SMA Negeri 2 Pekanbaru menemukan bahwa 7 dari 10 siswa tidak memahami kesehatan mental, sementara banyak yang menghadapi masalah keluarga. Pendidikan kesehatan berbasis audiovisual menjadi solusi efektif untuk meningkatkan pemahaman remaja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan media audiovisual terhadap pengetahuan remaja tentang kesehatan mental di SMAN 2 Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi-experiment pretest-posttest control group. ampel terdiri dari 88 responden yang dipilih menggunakan teknik random sampling dan dibagi menjadi kelompok intervensi dan kontrol. Penelitian dilaksanakan pada 7–8 Januari 2025.. Hasil analisis univariat diketahui bahwa nilai pengetahuan remaja tentang kesehatan mental pada pretest kelompok intervensi sebesar 51.45 dan kelompok kontrol sebesar 56.40. Setelah diberikan intervensi audiovisual, nilai posttest kelompok intervensi meningkat menjadi 75.83, sedangkan kelompok kontrol mencapai 67.56. Hasil uji Paired T-Test menunjukkan perbedaan signifikan dalam tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi pada kelompok intervensi (p-value = 0,000 < α = 0,05) maupun kontrol (p- value = 0,000 < α = 0,05). Uji Independent T-Test menunjukkan perbedaan signifikan tingkat pengetahuan antara kedua kelompok (p-value = 0,004 < 0,05). Hasil ini membuktikan bahwa pendidikan kesehatan berbasis audiovisual efektif meningkatkan pengetahuan remaja tentang kesehatan mental. Penelitian selanjutnya disarankan menambahkan variabel sikap agar analisis lebih komprehensif.Penelitian selanjutnya disarankan menambahkan variabel sikap agar analisis mencakup aspek pengetahuan dan sikap remaja terhadap kesehatan mental.

The issue of mental health among Indonesian adolescents continues to rise, with the prevalence of anxiety disorders reaching 42.9% and behavioral disorders at 20.1% (UNICEF, 2024). The I-NAHMS survey (2022) indicates that 1 in 3 adolescents experiences mental health problems, one of which is caused by a lack of knowledge. A preliminary study at SMA Negeri 2 Pekanbaru found that 7 out of 10 students did not understand mental health, while many faced family problems. Health education using audiovisual media is an effective solution to improve adolescents' understanding.This study aims to analyze the effect of health education using audiovisual media on adolescents' knowledge of mental health at SMAN 2 Pekanbaru. This research employs a quantitative method with a quasi-experimental pretest-posttest control group design. The sample consists of 88 respondents selected using a random sampling technique and divided into intervention and control groups. The study was conducted from January 7 to 8, 2025.Univariate analysis showed that the pretest knowledge score in the intervention group was 51.45, while the control group scored 56.40. After the audiovisual intervention, the posttest score in the intervention group increased to 75.83, while the control group reached 67.56. The Paired T-Test results showed a significant difference in knowledge levels before and after the intervention in both the intervention group (p-value = 0.000 < α = 0.05) and the control group (p-value = 0.000 < α = 0.05). The Independent T-Test results indicated a significant difference in knowledge levels between the two groups (p- value = 0.004 < α = 0.05).These findings prove that health education using audiovisual media effectively enhances adolescents' knowledge of mental health. Future research is recommended to include attitude variables to provide a more comprehensive analysis.

Available Document Assets

article
Abstract Ready for download

Research Snapshot

2025 • Fakultas Keperawatan

Pengaruh Pendidikan Kesehatan Melalui Audiovisual Terhadap Pengetahuan Remaja Tentang Kesehatan Mental di SMAN 02 Pekanbaru.

Dwi riska amiroh
contact_support