PENGARUH PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN K3 TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA
Institutional Metadata
Abstract
Pengaruh penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) terhadap produktivitas kerja, dengan fokus pada identifikasi faktor-faktor yang memoderasi hubungan tersebut dan strategi implementasi yang efektif. Melalui tinjauan literatur sistematis terhadap berbagai artikel ilmiah, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan teori tentang hubungan SMK3 dan produktivitas kerja, memberikan panduan praktis bagi perusahaan dalam mengimplementasikan SMK3 yang efektif, serta memberikan masukan bagi pemerintah dalam merumuskan regulasi K3. Analisis dilakukan secara kualitatif dengan metode analisis konten dan tematik, yang menghasilkan narasi koheren dan argumentatif tentang topik penelitian, serta menyoroti temuan-temuan utama dan implikasinya bagi praktik K3 dan manajemen produktivitas. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan ilmu pengetahuan di bidang Manajemen K3 dan SDM. serta menjadi referensi bagi pengembangan program pelatihan K3.
The influence of the implementation of the Occupational Safety and Health Management System (SMK3) on work productivity, with a focus on identifying factors that moderate this relationship and effective implementation strategies. Through a systematic literature review of various scientific articles, this research aims to develop a theory about the relationship between SMK3 and work productivity, provide practical guidance for companies in implementing effective SMK3, and provide input for the government in formulating OSH regulations. The analysis is carried out qualitatively using content and thematic analysis methods, which produce a coherent and argumentative narrative about the research topic, as well as highlighting the main findings and their implications for OSH practices and productivity management. This research is expected to make a significant contribution to the development of knowledge in the field of OSH and HR Management, as well as be a reference for the development of OSH training programs.