Pengaruh Permainan Puzzle Terhadap Pengetahuan Pencegahan Kekerasan Seksual Pada Anak di SDN Negeri 89 Pekanbaru
Quick Access
Institutional Metadata
Abstract
Kekerasan seksual pada anak merupakan permasalahan serius yang berdampak pada kesehatan fisik, mental, dan masa depan anak. Upaya pencegahan memerlukan strategi edukasi yang efektif, salah satunya melalui media pembelajaran interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan puzzle terhadap peningkatan pengetahuan pencegahan kekerasan seksual pada anak di SDN Negeri 89 Pekanbaru. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian Quasi Experimental Design dengan pendekatan One Group Pretest-Postest. Penelitian ini dilakukan di SDN Negeri 89 Pekanbaru dengan 67 responden yang berusia 9–10 tahun dengan teknik yang ditentukan yaitu teknik probability sampling dengan kriteria inklusi dan ekslusi. Alat ukur yang digunakan adalah lembar observasi dan numeric scale. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan Bivariat dengan uji Paired t- test. Hasil penelitian mayoritas responden berjenis kelamin perempuan sebanyak 44 responden (65,7%), mayoritas responden pengetahuan pencegahan kekerasan seksual pada anak sebelum dilakukan permainan puzzle kurang sebanyak 44 responden (64,7 %), mayoritas responden pengetahuan pencegahan kekerasan seksual pada anak sesudah dilakukan permainan puzzle cukup sebanyak 29 responden (42,6%), dan ada pengaruh Pengetahuan Pencegahan Kekerasan Seksual Pada Anak Di SDN Negeri 89 Pekanbaru dimana nilai p value = 0,000 (p value ˂ 0,05). Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi bagi sekolah tentang edukasi kepada siswa tentang kekerasan seksual pada anak, risiko kekerasan seksual pada anak dan efektifitas permainan puzzle terhadap pengetahuan pencegahan kekerasan seksual pada anak.
Child sexual violence is a serious problem that impacts children's physical and mental health, and future. Prevention efforts require effective educational strategies, one of which is through interactive learning media. This study aims to determine the effect of puzzle games on increasing knowledge about preventing sexual violence in children at SDN Negeri 89 Pekanbaru. The type of research conducted is quantitative research design quasi experiment with the One Group Pretest-Posttest approach. This study was conducted at SDN Negeri 89 Pekanbaru city with 67 respondents aged 9–10 years with the specified techniques namely probability sampling technique with inclusion and exclusion ctriteri. The measuring instrument used is a observation sheet and numeric scale. The analysis used is univariate and bivariate analysis with Paired t-test. The results of the majority of female respondents studies were 44 respondents (65,7%), the majority of respondents knowledge prevention of sexual violence in children before the puzzle game was less than 44 respondents (64,7%), the majority of respondents knowledge of preventing sexual violence in children after a puzzle game is enough as many as 29 respondents (42,6%), and there is an influence of knowledge of violence prevention sexual in children in SDN Negeri 89 Pekanbaru where the value 0,000 (p value 0,05). The results of this study are expected to provide information for schools about education to students about sexual violence in children, risks sexual violence in children and the effectiveness of pale games against knowledge of preventing sexual violence in children.