Pengaruh Terapi Bekam Basah Terhadap Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi di Rumah Sehat Islamic Nurse Pekanbaru
Quick Access
Institutional Metadata
Abstract
ABSTRAK Hipertensi sering disebut silent killer karena hipertensimerupakan pembunuh tersembunyi yang penyebab awalnya tidak diketahui atautanpagejalasamasekali. Hipertensi yang tidak segera ditangani dapat mengakibatkan dampak yangburuk bagi penderita. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengarauh Terapi Bekam Basah Terhadap Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Di Rumah Sehat Islamic Nurse Pekanbaru. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan rancangan desain quasi eksperimen dengan pendekatan pre dan post pada kelompok intervensi. Instrument penelitian menggunakan yang berbentukdata demografirespondenterdiriatas usia, jenis kelamin,tingkat pendidikan, tekanandarah. Penelitian dilakukan di Rumah Sehat Islamic Nurse Pekanbaru pada bulan juli 2022 dengan jumlah responden 15 orang. Analisis ini menggunakan univariat dan analisis bivariat, menggunakan uji wilcoxon untuk mengetahui pengaruh variabel. Hasil uji statistic wilcoxon didapatkan nilai p value=0,026<0,05 yang artinya bahwa ada pengaruh yang segnifikan anata sebelum dan Setelah dilakukan terapi bekam basah terhadap tekanan darah sistol pada psien hipertensi di Rumah Sehat Islamic Nurse Pekanbaru. hasil uji wilcoxon didapatkan nilai p value =0,018<0,05 yang berarti terlihat ada pengaruh yang dilakukan terapi bekam basah. Peneliti mengharapkan untuk penelitian selanjutnya manfaat terapi bekam untuk penyakit lainnya dan dijadikan tindakan keperawatan pengobatan komplamenter untuk pasien hipertensi yang dapat digunakan masyarakat.
ABSTRACT Hypertension is often called the silent killer because hypertension is a hidden killer whose initial cause is unknown or without symptoms at all. Hypertension that is not treated immediately can have a negative impact on the patient. The purpose of this study was to determine the effect of Wet Cupping Therapy on Blood Pressure in Hypertensive Patients at the Islamic Nurse Health House Pekanbaru. This type of research is quantitative using a quasi-experimental design with a pre and post approach in the intervention group. The research instrument uses the demographic data of respondents consisting of age, gender, education level, blood pressure. The study was conducted at the Islamic Nurse Pekanbaru Health House in July 2022 with 15 respondents. This analysis uses univariate and bivariate analysis, using the Wilcoxon test to determine the effect of variables. The results of the Wilcoxon statistical test obtained p value = 0.026 <0.05, which means that there is a significant effect between before and after wet cupping therapy on systolic blood pressure in hypertensive patients at the Islamic Nurse Hospital Pekanbaru. Wilcoxon test results obtained p value = 0.018 <0.05, which means that there is an effect of wet cupping therapy. Researchers hope for further research on the benefits of cupping therapy for other diseases and be used as complementary nursing care for hypertension patients that can be used by the community