Pengaruh Terapi Finger Hold Dalam Menurunkan Kecemasan Pada Pasien Ca Colon Yang Akan Menjalani Kemoterapi Di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau.
Quick Access
Institutional Metadata
Abstract
Kecemasan merupakan respon psikologis yang sering muncul pada pasien kanker kolon yang akan menjalani kemoterapi. Proses kemoterapi tidak hanya menimbulkan efek samping mual muntah, tetapi juga memengaruhi kondisi psikologis. Tingkat kecemasan yang tinggi dapat menurunkan kesiapan mental Pasien, mempengaruhi kepatuhan terhadap pengobatan, sehingga berpotensi memperlambat proses pemulihan. Penelitian menunjukkan bahwa banyak pasien kanker kolon yang mengalami kecemasan ringan dan sedang menjelang kemoterapi, karena ketakutan terhadap efek samping dan hasil pengobatan. Maka, diperlukan intervensi yang efektif untuk mengatasinya. Intervensi nonfarmakologis yang dapat digunakan adalah terapi finger hold, yaitu teknik relaksasi dengan menggenggam jari-jari tangan secara bergantian yang dipercaya dapat mengendalikan emosi tertentu seperti kecemasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi finger hold dalam menurunkan kecemasan pada Pasien ca colon yang akan menjalani kemoterapi di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau. Desain penelitian menggunakan Quasy experimental dengan pendekatan one group pre-test post-test pada 25 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah Zung Self-Rating Anxiety Scale (ZSAS). Hasil penelitian menunjukkan rata-rata tingkat kecemasan sebelum terapi adalah 51,52 dan setelah terapi menurun menjadi 42,84, dengan selisih 8,68 poin. Uji paired t-test memperoleh nilai p = 0,001 (p < 0,05), yang berarti terdapat penurunan kecemasan yang signifikan. Terapi finger hold terbukti efektif dan dapat
Anxiety is a psychological response that often occurs in colon cancer patients undergoing chemotherapy. The chemotherapy process not only causes side effects such as nausea and vomiting but also affects psychological conditions. High levels of anxiety can reduce patients’ mental readiness, influence adherence to treatment, and potentially slow down the recovery process. Studies show that many colon cancer patients experience mild to moderate anxiety before chemotherapy, mainly due to fear of side effects and concerns about treatment outcomes. Therefore, effective interventions are needed to overcome this problem. One non-pharmacological intervention that can be applied is the finger hold therapy, a relaxation technique performed by alternately holding the fingers, which is believed to help control certain emotions such as anxiety. This study aimed to determine the effect of finger hold therapy on reducing anxiety in colon cancer patients undergoing chemotherapy at Arifin Achmad Regional General Hospital, Riau Province. The research design was quasi-experimental with a one group pre-test post-test approach, involving 25 respondents selected using purposive sampling. Anxiety levels were measured using the Zung Self-Rating Anxiety Scale (ZSAS). The results showed that the mean anxiety score before therapy was 51.52 and decreased to 42.84 after therapy, with a mean difference of 8.68 points. A paired t-test obtained a p-value of 0.001 (p < 0.05), indicating a significant reduction in anxiety. Finger hold therapy was proven to be effective and can be applied as an independent nursing intervention that is simple and safe to perform.