Pengaruh Terapi Foot Massage Menggunakan Minyak Lavender Terhadap Nyeri Kepala Penderita Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Rejosari Pekanbaru.
Quick Access
Institutional Metadata
Abstract
Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang sering menimbulkan komplikasi, salah satunya nyeri kepala. Upaya nonfarmakologis seperti terapi pijat kaki (foot massage) dengan minyak lavender dapat digunakan sebagai terapi komplementer untuk menurunkan nyeri dan memberikan efek relaksasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi foot massage menggunakan minyak lavender terhadap intensitas nyeri kepala pada penderita hipertensi di Puskesmas Rejosari Pekanbaru. Jenis penelitian ini adalah pra-eksperimental dengan rancangan one group pretest–posttest design. Jumlah sampel sebanyak 15 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Intensitas nyeri kepala diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data dilakukan dengan uji paired sample t-testsetelah uji normalitas Shapiro–Wilk. Hasil penelitian menunjukkan sebelum intervensi, mayoritas responden (80%) mengalami nyeri sedang dan 20% nyeri berat. Setelah intervensi, 86,7% responden mengalami nyeri ringan, 13,3% nyeri sedang, dan tidak ada yang mengalami nyeri berat. Rata-rata skor nyeri kepala menurun dari 5,53 (SD = 1,060) menjadi 2,33 (SD = 0,976) dengan selisih rata-rata 3,20. Hasil uji paired sample t-test diperoleh p-value = 0,001 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan sebelum dan sesudah intervensi. Kesimpulan, terapi foot massage dengan minyak lavender efektif menurunkan nyeri kepala pada penderita hipertensi dan direkomendasikan sebagai intervensi keperawatan komplementer.
Hypertension is a major non-communicable disease that often leads to complications, one of which is headache. Non-pharmacological approaches such as foot massage with lavender oil are considered effective complementary therapies to reduce pain and promote relaxation. This study aimed to determine the effect of foot massage using lavender oil on headache intensity among hypertensive patients at Rejosari Public Health Center, Pekanbaru. The research employed a pre- experimental one group pretest–posttest design. A total of 15 respondents were selected through purposive sampling according to inclusion and exclusion criteria. Headache intensity was measured using the Numeric Rating Scale (NRS) before and after the intervention. Data were analyzed using a paired sample t-test after a normality test with Shapiro–Wilk. Results showed that before the intervention, 80% of respondents experienced moderate headache and 20% had severe headache. After the intervention, 86.7% reported mild headache, 13.3% moderate, and none severe. The mean score decreased significantly from 5.53 (SD = 1.060) to 2.33 (SD = 0.976), with a mean difference of 3.20. The paired t-test revealed a p-value of 0.001 (p < 0.05), indicating a significant effect. In conclusion, foot massage using lavender oil effectively reduced headache intensity in hypertensive patients and can be recommended as a complementary nursing intervention.