Pengaruh video animasi terhadap pengetahuan dan sikap menyikat gigi yang efektif pada anak prasekolah Di Kelompok Bermain Siti Sawiah Baitussalam Kota Pekanbaru
Quick Access
Institutional Metadata
Abstract
Anak usia prasekolah merupakan dimana masa anak sangat membutuhkan perhatian dalam tahap perkembangan dan pertumbuhan, karena pada masa ini anak dapat berpotensi berkembang secara maksimal apabila diperhatikan sejak dini. Namun, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan video animasi terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap menyikat gigi yang efektif pada anak prasekolah di Kelompo Bermain Siti Sawiah Baitussalam Kota Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan quasy experiment desain pretest-posttest pada satu kelompok. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 48 responden yang dipilih secara acak. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner pengetahuan dan sikap sebelum dan sesudah intervensi menggunakan media video animasi kemudian di analisis menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji Wilcoxon Signed Rank Test karena data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 48 responden mayoritas usia responden usia 4 tahun sebanyak 5 orang (10.4%), usia 5 tahun sebanyak 7 orang (14.6%), usia 6 tahun sebanyak 35 orang (72.9%). Sebelum (pretest) diberikan media video animasi tentang menyikat gigi yang efektif tingkat pengetahuan responden tergolong kurang kurang yaitu sebanyak 23 orang (47,9%), Namun, setelah etelah intervensi (posttest), tingkat pengetahuan meningkat signifikan menjadi 39 orang (61,1%). Selain itu, sebelum diberikan media video animasi, sikap kurang yaitu sebanyak 22 orang (45,8%). Namun, setelah diberikan melalui video animasi tentang menyikat gigi menunjukkan sebagian besar responden berubah pada tingkat baik yaitu sebanyak 41 orang (71,1%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah penggunaan media video animasi efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap menyikat gigi yang efektif pada anak prasekolah.
A preliminary study conducted at Kelompok Bermain Siti Sawiah Baitussalam in Pekanbaru City revealed that preschool children had not yet received education on proper tooth brushing. This study aimed to determine the effect of using animated videos to improve the knowledge and attitudes of preschool children towards effective tooth brushing at Kelompo Bermain Siti Sawiah Baitussalam. This research used a quantitative method with a one-group pretest-posttest quasi- experimental design. The study sample consisted of 48 randomly selected respondents. The research instrument was a knowledge and attitude questionnaire administered before and after the intervention, which used animated videos as the medium. The data were analyzed using the Shapiro-Wilk normality test and the Wilcoxon Signed Rank Test, as the data were not normally distributed. The results showed that out of 48 respondents, the majority were 6 years old (72.9%), while 14.6% were 5 years old and 10.4% were 4 years old. Before the animated video intervention, the respondents' knowledge level was categorized as poor, with 23 people (47.9%). After the intervention, the knowledge level increased significantly, with 39 people (61.1%). In addition, before the animated video intervention, the respondents' attitude towards tooth brushing was poor, with 22 people (45.8%). After the intervention, the attitude of most respondents improved to a good level, with 41 people (71.1%). The conclusion of this study is that the use of animated video media is effective in improving the knowledge and attitudes of preschool children toward effective tooth brushing.