Penggunaan Smartphone Terhadap Kemampuan Dalam Health Literacy Pada Lansia Di Puskesmas Payung Sekaki Kota Pekanbaru
Quick Access
Institutional Metadata
Abstract
Revolusi kesehatan 4.0 membawa dampak besar dalam sektor kesehatan, terutama melalui teknologi digital seperti smartphone yang memudahkan akses layanan kesehatan. Namun, lansia masih menghadapi tantangan dalam mengadopsi teknologi ini, seperti rendahnya literasi kesehatan dan kesulitan menggunakan perangkat digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara penggunaan smartphone dan literasi kesehatan pada lansia di Puskesmas Payung Sekaki. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional dan pendekatan cross-sectional. Data dikumpulkan dari 82 responden lansia menggunakan kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 54,9% lansia memiliki kecakapan rendah dalam menggunakan smartphone, sementara 58,5% memiliki literasi kesehatan yang tidak memadai. Analisis statistik menunjukkan adanya hubungan signifikan antara penggunaan smartphone dan literasi kesehatan (p-value = 0,001). Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan kemampuan lansia dalam menggunakan smartphone dapat mendukung literasi kesehatan yang lebih baik. Oleh sebab itu, disarankan untuk mengembangkan program pelatihan teknologi yang ramah lansia, memperhatikan kebutuhan khusus mereka dan melibatkan keluarga dalam proses pelatihan. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan lansia secara keseluruhan melalui pemanfaatan teknologi digital. Selain itu, optimalisasi teknologi kesehatan dapat mendukung lansia dalam mengakses layanan kesehatan dengan lebih mudah, mandiri, aman, efektif, dan efisien, sehingga kualitas hidup mereka meningkat secara signifikan, berkelanjutan, dan sejahtera.
The 4.0 health revolution has had a significant impact on the healthcare sector, particularly through digital technology such as smartphones that facilitate access to healthcare services. However, the elderly still face challenges in adopting this technology, such as low health literacy and difficulties in using digital devices. This study aims to analyze the relationship between smartphone use and health literacy among the elderly at Puskesmas Payung Sekaki. The research uses a quantitative method with a correlational design and a cross-sectional approach. Data were collected from 82 elderly respondents using a questionnaire, and analyzed using the chi-square test. The results show that 54.9% of the elderly have low proficiency in using smartphones, while 58.5% have inadequate health literacy. Statistical analysis reveals a significant relationship between smartphone use and health literacy (p-value = 0.001). The study concludes that improving the elderly’s ability to use smartphones can support better health literacy. Therefore, it is recommended to develop elderly-friendly technology training programs that address their specific needs and involve family members in the training process. This approach is expected to improve the overall well-being of the elderly through the use of digital technology. Furthermore, optimizing health technology can help the elderly access healthcare services more easily, independently, safely, effectively, and efficiently, thus significantly improving their quality of life in a sustainable and prosperous manner.